BEI Evaluasi Indeks, Ini Saham Penghuni Baru LQ45 dan IDX30

Annisa S Rini, CNBC Indonesia
Selasa, 27/10/2026 12:30 WIB
Foto: Ilutrasi Bursa. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan evaluasi mayor sejumlah indeks, termasuk LQ45 dan IDX30, pada bulan Oktober 2026. Berikut daftar saham yang baru masuk dan terdepak di kedua indeks utama tersebut.

Berdasarkan pengumuman yang dirilis pada Senin (26/10/2026), hasil evaluasi sejumlah indeks saham tersebut mulai efektif per 2 November 2026 hingga 29 Januari 2027.

Pada indeks LQ45, saham PT Semen Indonesia Tbk. (SMGR) masuk sebagai penghuni baru dengan bobot pada indeks sebesar 0,36% dan rasio free float sebesar 48,01%.


LQ45 tercatat memiliki sebanyak 45 saham penghuni indeks dengan saham perbankan dengan bobot terbesar, seperti PT. Bank Central Asia Tbk. (BBCA) sebesar 15,00%; PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tb. (BBRI) sebesar 14,99%; dan PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) sebesar 10,76%. Sementara, konstituen yang keluar dari penghitungan indeks yaitu PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA).

Untuk indeks IDX30, terdapat dua saham yang menjadi penghuni baru, yaitu PT Indosat Tbk. (ISAT) dan PT Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA).

Masing-masing memiliki bobot terhadap indeks sebesar 0,93% dan 1,17%. Rasio saham free float ISAT tercatat sebesar 16,24%, sedangkan PTBA sebesar 32,76%.

Indeks IDX30 terdiri dari 30 konstituen dengan saham emiten perbankan yang memiliki bobot pada indeks tertinggi, seperti BBCA dan BBRI sebesar 15,00%; serta BMRI sebesar 12,93%.

Selain saham masuk, terdapat juga konstituen yang keluar dari penghitungan indeks, yaitu saham PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR).



(rob/rob)
Saksikan video di bawah ini:

Video: BEI Berencana Hapus Batas Harga Minimum Rp 50 Per Saham