MARKET DATA

MSCI Ancam Turunkan Status RI, OJK: Perbaikan Sudah Sejak Januari

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
22 October 2026 06:15
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi. (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden RI)
Foto: (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan, reformasi pasar modal akan tetap berjalan. Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menekankan, MSCI bukanlah alasan regulator pasar modal melakukan perbaikan di industri tersebut.

"Kita tuh melakukan perbaikan, bukan karena satu global index provider tertentu, tapi memang niat kita dari Januari sesuai arahan Bapak Presiden, kita melakukan perbaikan-perbaikan yang masih kurang, yang selalu saya sebutkan soal integritas, transparansi, likuiditas," ujarnya saat ditemui di Istana Negara, Rabu (21/10/2026).

Menurutnya, perbaikan tersebut mendapat dukungan penuh dari Presiden RI agar pasar modal Indonesia itu semakin kredibel, likuid, transparan, dalam dapat menjadi alternatif investasi jangka panjang untuk masyarakat.


Wanita yang akrab disapa Kiki ini menyebut, alasan MSCI terhadap potensi menurunkan bursa Tanah Air dari emerging market ke standalone tidak cukup kuat. Sebab, berdasarkan data Indonesia masih cukup baik dibandingkan negara-negara yang masuk dalam daftar standalone.

"Kalau Mas lihat data-data dibandingkan negara lain, kita cukup baik kok, gitu. Mungkin ada yang masih belum, ya itu tentang eh belum belum belum sebagaimana yang diharapkan tentang enforcement, ya kan? Tapi kan kemarin, Jumat kemarin udah kita umumkan denda terbesar sepanjang sejarah pasar modal," jelasnya.

Saat ini, Indonesia masih menunggu putusan final dari lembaga indeks global tersebut. OJK memastikan, akan tetap berupaya agar bursa RI tetap berada dalam status emerging market.

"Kita tetap berusaha supaya Indonesia tetap emerging market. Makanya kita semua didukung oleh Bapak Presiden, semua kementerian tadi, gimana Indonesia tetap bisa perbaikan dan bisa moga-moga tetap bisa di posisi sekarang," ucapnya.

(rob/rob) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Review MSCI Bikin IHSG Anjlok Hingga 11%, Dasco Ungkap Langkah OJK-BEI


Most Popular
Features