IHSG Naik Kencang, Asing Tinggalkan Saham Ini
Jakarta, CNBC Indonesia — Di tengah derasnya aliran dana asing ke pasar saham Indonesia, tidak semua saham menjadi incaran investor global. Sejumlah saham justru menjadi sasaran aksi jual, dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatat net sell terbesar.
Sebagai informasi, asing mencatat net buy Rp 2,03 triliun pada perdagangan kemarin, Selasa (1/9/2026). Total transaksi asing mencapai Rp 11,88 triliun dengan aksi beli Rp 6,95 triliun dan aksi jual Rp 4,93 triliun.
Berdasarkan data perdagangan Selasa (1/9/2026), investor asing mencatatkan net sell di GOTO sebesar Rp152,5 miliar.
Nilai tersebut menjadi yang terbesar di antara saham-saham yang dilepas investor asing pada perdagangan kemarin.
Di posisi kedua terdapat PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) dengan net sell Rp92,7 miliar. Kemudian PT Indosat Tbk (ISAT) dengan penjualan bersih Rp84 miliar.
Saham emas dan tambang juga tak luput dari aksi jual asing. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mencatat net sell Rp64,1 miliar, disusul PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp40 miliar dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp39,5 miliar.
Berikut saham yang paling banyak dijual asing pada perdagangan Selasa:
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) - Rp152,5 miliar
- PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) - Rp92,7 miliar
- PT Indosat Tbk (ISAT) - Rp84 miliar
- PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) - Rp64,1 miliar
- PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) - Rp40 miliar
- PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) - Rp39,5 miliar
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) - Rp18,3 miliar
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) - Rp16 miliar
- PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) - Rp15,8 miliar
- PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) - Rp12,5 miliar
Meski sejumlah saham menjadi sasaran jual, tekanan tersebut tidak mampu membendung laju IHSG. Indeks justru ditutup menguat 1,14% ke level 6.599,94, sekaligus mendekati level psikologis 6.600.
Dana asing yang keluar dari sejumlah saham seperti GOTO dan ISAT mengalir deras ke saham-saham berkapitalisasi besar, terutama perbankan. Sebagai gambaran, BBRI menjadi saham dengan net buy asing terbesar mencapai Rp841 miliar, disusul BBCA Rp435,4 miliar dan BMRI Rp172,3 miliar.
(mkh/mkh)