Asing Net Buy Rp46,91 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

Redaksi, CNBC Indonesia
Kamis, 30/07/2026 13:13 WIB
Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan sesi I, Kamis (30/7/2026), di zona hijau seiring menguatnya saham-saham perbankan berkapitalisasi besar, setelah sebelumnya melemah selama enam hari perdagangan beruntun.

IHSG ditutup menguat 0,72% atau bertambah 43,56 poin ke level 6.134,95. Nilai transaksi di seluruh pasar mencapai sekitar Rp6,33 triliun, dengan sebanyak 469 saham menguat, 192 saham melemah, dan 302 saham stagnan. Penguatan indeks turut didorong oleh pulihnya bursa Asia, setelah sebelumnya indeks KOSPI dan Nikkei 225 tertekan akibat aksi jual saham-saham teknologi.


Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, sejalan dengan penguatan IHSG tersebut, investor asing turut membukukan aksi beli bersih (net foreign buy) sebesar Rp46,91 miliar di seluruh pasar (all market) sepanjang sesi I hari ini.

Secara keseluruhan, nilai transaksi asing pada sesi I tercatat mencapai Rp4,12 triliun, dengan rincian foreign buy sebesar Rp2,08 triliun dan foreign sell Rp2,04 triliun.

Perburuan asing terbesar tertuju pada saham perbankan raksasa, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), dengan nilai net buy mencapai Rp146,58 miliar. Di posisi berikutnya terdapat PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) senilai Rp39,29 miliar, disusul PT Timah Tbk. (TINS) sebesar Rp36,54 miliar.

Selain itu, investor asing juga memborong PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) sebesar Rp28,76 miliar, PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) Rp25,69 miliar, serta PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) Rp20,49 miliar.

Di sisi lain, aksi jual asing terbesar terjadi pada saham PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) dengan nilai mencapai Rp291,90 miliar - jauh melampaui saham lainnya. Disusul PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang dilepas asing senilai Rp46,32 miliar, serta PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) sebesar Rp32,60 miliar.

Tekanan jual asing juga terlihat pada saham emas PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) sebesar Rp30,02 miliar, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) Rp27,27 miliar, dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) Rp26,93 miliar.

Berikut daftar net foreign buy dan net foreign sell investor asing pada perdagangan sesi I Kamis (30/7/2026).

Net Foreign Buy

PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) - Rp146,58 miliar

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) - Rp39,29 miliar

PT Timah Tbk. (TINS) - Rp36,54 miliar

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) - Rp28,76 miliar

PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) - Rp25,69 miliar

PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) - Rp20,49 miliar

PT Intermedia Capital Tbk. (MDIA) - Rp20,25 miliar

PT DMS Propertindo Tbk. (KOTA) - Rp17,07 miliar

PT Bach Multi Global Tbk. (BACH) - Rp11,98 miliar

PT Mark Dynamics Indonesia Tbk. (MARK) - Rp11,18 miliar

Net Foreign Sell

PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) - Rp291,90 miliar

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) - Rp46,32 miliar

PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) - Rp32,60 miliar

PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) - Rp30,02 miliar

PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) - Rp27,27 miliar

PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) - Rp26,93 miliar

PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) - Rp24,79 miliar

PT Astra International Tbk. (ASII) - Rp22,53 miliar

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) - Rp16,90 miliar

PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) - Rp14,72 miliar


(fsd/fsd)
Saksikan video di bawah ini:

Video: BEI Rombak Konstituen IDX80, LQ45 & IDX30