Asing Net Buy Rp46,91 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan sesi I, Kamis (30/7/2026), di zona hijau seiring menguatnya saham-saham perbankan berkapitalisasi besar, setelah sebelumnya melemah selama enam hari perdagangan beruntun.
IHSG ditutup menguat 0,72% atau bertambah 43,56 poin ke level 6.134,95. Nilai transaksi di seluruh pasar mencapai sekitar Rp6,33 triliun, dengan sebanyak 469 saham menguat, 192 saham melemah, dan 302 saham stagnan. Penguatan indeks turut didorong oleh pulihnya bursa Asia, setelah sebelumnya indeks KOSPI dan Nikkei 225 tertekan akibat aksi jual saham-saham teknologi.
Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, sejalan dengan penguatan IHSG tersebut, investor asing turut membukukan aksi beli bersih (net foreign buy) sebesar Rp46,91 miliar di seluruh pasar (all market) sepanjang sesi I hari ini.
Secara keseluruhan, nilai transaksi asing pada sesi I tercatat mencapai Rp4,12 triliun, dengan rincian foreign buy sebesar Rp2,08 triliun dan foreign sell Rp2,04 triliun.
Perburuan asing terbesar tertuju pada saham perbankan raksasa, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), dengan nilai net buy mencapai Rp146,58 miliar. Di posisi berikutnya terdapat PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) senilai Rp39,29 miliar, disusul PT Timah Tbk. (TINS) sebesar Rp36,54 miliar.
Selain itu, investor asing juga memborong PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) sebesar Rp28,76 miliar, PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) Rp25,69 miliar, serta PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) Rp20,49 miliar.
Di sisi lain, aksi jual asing terbesar terjadi pada saham PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) dengan nilai mencapai Rp291,90 miliar - jauh melampaui saham lainnya. Disusul PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang dilepas asing senilai Rp46,32 miliar, serta PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) sebesar Rp32,60 miliar.
Tekanan jual asing juga terlihat pada saham emas PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) sebesar Rp30,02 miliar, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) Rp27,27 miliar, dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) Rp26,93 miliar.
Berikut daftar net foreign buy dan net foreign sell investor asing pada perdagangan sesi I Kamis (30/7/2026).
Net Foreign Buy
PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) - Rp146,58 miliar
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) - Rp39,29 miliar
PT Timah Tbk. (TINS) - Rp36,54 miliar
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) - Rp28,76 miliar
PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) - Rp25,69 miliar
PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) - Rp20,49 miliar
PT Intermedia Capital Tbk. (MDIA) - Rp20,25 miliar
PT DMS Propertindo Tbk. (KOTA) - Rp17,07 miliar
PT Bach Multi Global Tbk. (BACH) - Rp11,98 miliar
PT Mark Dynamics Indonesia Tbk. (MARK) - Rp11,18 miliar
Net Foreign Sell
PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) - Rp291,90 miliar
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) - Rp46,32 miliar
PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) - Rp32,60 miliar
PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) - Rp30,02 miliar
PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) - Rp27,27 miliar
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) - Rp26,93 miliar
PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) - Rp24,79 miliar
PT Astra International Tbk. (ASII) - Rp22,53 miliar
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) - Rp16,90 miliar
PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) - Rp14,72 miliar
(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]