Purbaya Goes to China, Panda Bond Segera Meluncur Bulan Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Panda Bond atau surat utang berdenominasi yuan China akan segera diluncurkan oleh pemerintah usai Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menghadiri investor meeting di Beijing, China, pada pekan depan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Suminto saat ditemui di Gedung Juanda, Jumat (5/6/2026).
"Setelah investor meeting di Beijing (pekan depan)," jawab Suminto saat ditanya soal kapan penerbitan Panda Bond. Suminto pun mengatakan penerbitan Panda Bonds tersebut untuk kepentingan pembiayaan APBN.
"Iya," saat dikonfirmasi soal penggunaan penerbitan Panda Bond.
Purbaya sendiri dijadwalkan pergi ke China untuk melakukan promosi surat utang negara bernama Panda Bonds yang berdenominasi China pada 16 Juni 2026.
"Minggu depan saya akan ke China tanggal 16 (Juni 2026) untuk promosi Panda Bond," katanya saat Konferensi Pers APBN KITA di Gedung Juanda, Jakarta pada Jumat (5/6/2026).
Setelah ke China, Purbaya rencananya akan terbang ke London untuk menghadiri Investor Meeting dengan para investor Eropa.
"Untuk meyakinkan investor sana ya, untuk meyakinkan bahwa memang kita menjalankan kebijakan yang baik dan ekonomi berjalan dengan baik," ujarnya.
Panda kesempatan sebelumnya, Purbaya memastikan bahwa Panda Bond memiliki daya tarik untuk investor, utamanya dari segi harga dan bunga.
"Kan lebih murah, China 2,3% waktu kemarin kita Dim Sum. Mungkin sekitar segitu naik lebih sedikit, jadi bunganya akan lebih murah dari AS (surat utang) dari dolar," kata Purbaya saat ditemui pewarta di Kantor Kemenkeu, dikutip Jumat (5/6/2026).
Oleh sebab itu, ia percaya diri penerbitan Panda Bonds ini akan membuat keberagaman pasokan valuta asing atau valas di Indonesia. Tak lagi didominasi dolar AS.
(haa/haa) Add
source on Google