Belanja Kementerian Melesat, Ada 355 Ribu ASN Baru & Penyaluran MBG
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan belanja negara mencapai Rp 1.365,4 triliun pada akhir Mei 2026. Belanja negara ini tumbuh 34,4% secara tahunan (yoy).
Jika dirinci, belanja kementerian dan lembaga (K/L) mengalami pertumbuhan paling tinggi, yakni 58,9% hingga mencapai Rp 517,7 triliun pada akhir Mei 2026. Purbaya mengatakan peningkatan belanja ini bagian dari langkah mengoptimalisasi belanja sejak awal tahun.
"Kita ingin belanja merata sepanjang tahun tidak hanya di kuartal IV," papar Purbaya, dalam konferensi pers APBN KiTa, Jumat (5/6/2026).
Dari belanja K/L ini, pertumbuhan terjadi hampir di semua pos belanja, yakni belanja pegawai, belanja barang, belanja modal dan belanja bansos. Pertumbuhan tertinggi dicetak oleh belanja barang yang mencapai 114,9% ke level Rp 209,3 triliun pada akhir Mei 2029.
Belanja barang ini didorong oleh pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG). Dari data Kemenkeu, penyaluran belanja MBG mencapai Rp 86,6 triliun. Selain itu, ada hal menarik dalam paparan ini, Kementerian Keuangan mencatat belanja pegawai mencapai Rp 155,1 triliun atau naik 25,2%. Kenaikan ini, dari paparan Purbaya, didorong oleh adanya pengangkatan 355.000 ASN baru dan akselerasi pembayaran tunjangan pendidik non-PNS.
"Ini menunjukkan strategi Bapak Presiden untuk memastikan belanja tepat waktu dan tepat sasaran untuk perekonomian," katanya.
(haa/haa) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]