MARKET DATA

Bos BI Ramal Ekonomi Global Cuma Tumbuh 3%, Inflasi Dunia Tembus 4,3%

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
20 May 2026 14:08
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyampaikan pemaparan saat konferensi pers hasil rapat berkala KSSK tahun 2026 di Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (7/5/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyampaikan pemaparan saat konferensi pers hasil rapat berkala KSSK tahun 2026 di Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (7/5/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan, ketidakpastian ekonomi global yang memburuk akibat konflik geopolitik akan membuat pertumbuan ekonomi global akan makin melambat dengan tekanan inflasi makin tinggi.

Ia memperkirakan, pertumbuhan ekonomi global hanya akan mampu tumbuh 3% pada tahun ini, dengan tekanan inflasi bergerak ke level 4,3%.

"Tingginya gejolak global memperburuk prospek ekonomi dunia," kata Perry saat konferensi pers, Rabu (20/5/2026).

Ia mengatakan, kondisi ini membuat banyak bank sentral mulai menaikkan suku bunga acuannya hingga 2027, misalnya bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve atau The Fed.

"Respon kebijakan monetr global ketat. Bank sentral menaikkan suku bunga," ucap Perry.

(arj/arj) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Perang AS-Iran Memperburuk Ekonomi Dunia, Bos BI Ramal Begini!


Most Popular
Features