MARKET DATA

Ekonomi Global Melambat di 2026, Bos BI Beberkan Sebabnya!

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
19 February 2026 14:12
Konferensi pers Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulan Februari 2026. (Tangkapan layar Bank Indonesia)
Foto: Konferensi pers Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulan Februari 2026. (Tangkapan layar Bank Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Prospek ekonomi global melambat di tengah ketidakpastian pasar keuangan. Hal ini diungkapkan oleh Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, dalam paparan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Kamis (19/2/2025).

"Pertumbuhan ekonomi dunia 2026 melambat 3,3% di 2025 menjadi 3,2%. Prospek ekonomi global dipengaruhi tarif AS dan berlanjutnya tensi geopolitik global," ujar Perry.

Dari asesmen BI, ekonomi Eropa dan Jepang diperkirakan melambat karena ekspor yang turun sejalan perekonomian global dan permintaan yang belum kuat di tengah AI yang meningkat.

"Ekonomi China melambat, India juga belum kuat dengan menurunnya permintaan domestik," kata Perry.

BI juga melihat pasar keuangan global ruang penurunan FFR seiring pasar tenaga kerja yang masih lemah. US treasury tenor panjang tercatat tetap tingi sejalan peningkatan risiko fiskal AS.

Kemudian, BI mencatat aliran negara berkembang terjadi selektif. Indeks DXY melemah di tengah kenaikan permintaan emas. Adapun, indeks dolar AS khususnya di negara Asia justru menguat dengan perkembangan nilai tukar di China.

(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Bos BI Ramal The Fed Pangkas Bunga Satu Kali Lagi di Akhir 2025


Most Popular
Features