IHSG Sesi 1 Ditutup Naik 0,65% ke Level 7.102

Redaksi, CNBC Indonesia
Rabu, 06/05/2026 13:15 WIB
Foto: Suasana layar digital pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,65% atau naik 45,61 poin ke level 7.102,72 pada akhir perdagangan sesi pertama hari ini Rabu (6/5/2026). Sebanyak 377 saham menguat, 240 saham stagnan dan hanya 194 saham yang melemah.

Nilai transaksi tercatat sebanyak Rp10,46 triliun, dengan volume perdagangan mencapai 22,57 miliar saham sebanyak 1,49 juta transaksi.


Mayoritas sektor perdagangan menguat dengan kenaikan tertinggi dicatatkan oleh sektor teknologi dan barang baku. Sementara itu hanya sektor keuangan yang melemah ini.

Adapun emiten yang menjadi penopang kinerja IHSG hari ini termasuk TPIA, DCII, MORA, BRMS dan BRPT.

Adapun IHSG naik seiring dengan Badan Pusat Statistik (BPS) yang melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 mencapai 5,61% secara tahunan atau year on year (yoy).

Laju pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan 5,39% pada kuartal IV-2026 maupun pada periode yang sama tahun sebelumnya atau kuartal I-2025 sebesar 4,87% yoy.

Beralih ke pasar valas Nilai tukar rupiah kembali ditutup di level terlemah sepanjang masa terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (5/5/2026). Tekanan ini terjadi seiring pengumuman data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I-2026.

Merujuk data Refinitiv, Rupiah ditutup melemah 0,26% ke level Rp17.410/US$. Posisi tersebut sekaligus menjadi level penutupan terlemah rupiah sepanjang masa.

Sepanjang perdagangan , rupiah bergerak di rentang Rp17.380-Rp17.445/US$. Pelemahan ini juga memperpanjang tren pelemahan mata uang Garuda menjadi lima hari perdagangan beruntun.


(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: OJK Sebut Pasokan Valas di Perbankan Masih Melimpah