Breaking News! Rupiah Makin Melemah ke Rp17.300 per US$

Elvan Widyatama, CNBC Indonesia
Rabu, 29/04/2026 09:22 WIB
Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Dolarindo Money Changer, Jakarta, Selasa (8/4/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah semakin tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (29/4/2026).

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda per pukul 09.18 WIB terpantau terkoreksi makin dalam hingga menembus level Rp17.300/US$ atau terdepresiasi 0,52%.

Tekanan ini memperpanjang pelemahan rupiah sejak pembukaan perdagangan pagi tadi. Sebelumnya, rupiah sudah dibuka melemah 0,26% ke level Rp17.255/US$, setelah pada perdagangan Selasa (28/4/2026) juga ditutup melemah 0,15% ke posisi Rp17.210/US$.


Tekanan terhadap rupiah terjadi saat pelaku pasar global masih bersikap hati-hati menjelang pengumuman suku bunga bank sentral AS atau The Federal Reserve/The Fed.

Selain itu, pasar juga masih mencermati ketidakpastian perang di Timur Tengah. Harga minyak yang kembali naik menambah kekhawatiran terhadap tekanan inflasi global, yang pada akhirnya dapat memengaruhi arah suku bunga dan arus modal ke negara berkembang.


(evw/evw) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Rupiah Anjlok & Dolar AS Sentuh Rp 17.100, Apa Yang Terjadi?