MARKET DATA

Bos BI Akui Dunia Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Ini Penyebabnya

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
27 April 2026 09:43
Bank Indonesia menggelar diskusi Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Grha Bhasvara Icchana, kantor pusat BI, Jakarta Pusat. (CNBC Indonesia/Robertus)
Foto: Bank Indonesia menggelar diskusi Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Grha Bhasvara Icchana, kantor pusat BI, Jakarta Pusat. (CNBC Indonesia/Robertus)

Jakarta, CNBC Indonesia - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengemukakan bahwa dunia sedang tidak baik-baik saja. Hal ini memicu ketidakpastian yang tinggi dan perlambatan ekonomi. Hal ini diungkapkan Perry dalam National Policy Dialogue dan Kick Off Percepatan Intermediasi Nasional (PINISI), Senin (27/4/2026).

Ketidakpastian dan perlambatan ekonomi global ini dipicu oleh kebijakan tarif, situasi geopolitik yang memburuk dan dampak konflik Timur Tengah.

"Dampak konflik Timur Tengah sungguh dicermati dan waspadai tidak hanya minyak tinggi dan tingginya suku bunga AS dan aliran modal keluar dan tekanan ekonomi kita (RI)," papar Perry.

Oleh karena itu, Perry melihat Indonesia harus meningkatkan sinergi untuk meningkatkan ketahanan RI. Oleh karena itu, BI terus memperkuat sinergi berbasis domestik.

Hal ini harus dilakukan, karena BI melihat adanya tiga tantangan utama bagi perekonomian Indonesia. Pertama, upaya membangkitkan pelaku usaha dan pembiayaan proyek prioritas untuk mewujudkan stabilitas.

Kedua, memperkuat daya beli domestik dan meningkatkan investasi dan ketiga adalah kebijakan yang sudah dirumuskan harus didorong untuk dapat diimplementasi dengan cepat dan tepat.

Dengan dasar ini, BI pun menginisiasi kerja sama bersama BI, pemerintah, OJK, Danantara dan pelaku usaha serta investor untuk mendukung ekonomi dalam negeri melalui program Percepatan Intermediasi Nasional (PINISI).

"PINISI kita manfaatkan kita lakukan dan akan lakukan apakah program yang sudah disiapkan pemerintah. Termasuk ekosistem Danantara bisa berkembang untuk ekonomi tinggi. Bersama kita cari solusi terbaik. PINISI kita harapkan dapat melakukan interaksi baik dalam kesepakatan, pembiayaan, dan realisasi proyek," paparnya..

(haa/haa) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Bos BI Naikkan Proyeksi Ekonomi Global, Bisa Tumbuh 3,2% di 2025


Most Popular
Features