MARKET DATA

El Nino Ekstrem Ancam Industri Asuransi, Bos OJK Ungkap Alasannya

Romys Binekasri,  CNBC Indonesia
09 April 2026 11:50
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ogi Prastomiyono menyampaikan pemaparan dalam acara Insurance Forum 2026 di Jakarta, Jumat (20/2/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ogi Prastomiyono menyampaikan pemaparan dalam acara Insurance Forum 2026 di Jakarta, Jumat (20/2/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) OJK memandang fenomena El Nino ekstrem berpotensi meningkatkan risiko pada industri asuransi, khususnya terkait kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta gangguan pada sektor pertanian dan kesehatan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun (KE PPDP) Ogi Prastomiyono mengatakan, namun pelaku industri telah memiliki mitigasi yang memadai melalui program reasuransi termasuk proteksi katastropik serta pembentukan cadangan teknis.

"Lini usaha yang terdampak antara lain asuransi properti, kendaraan bermotor (terutama risiko kebakaran), pertanian, dan kesehatan, seiring meningkatnya frekuensi dan severity risiko," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (9/4/2026).

Ogi menegaskan, penyesuaian tarif premi tetap dilakukan secara terukur sesuai ketentuan yang berlaku dan mempertimbangkan daya beli masyarakat.

Selain itu, lanjutnya, OJK juga mendorong penguatan inovasi produk seperti asuransi parametrik serta koordinasi dengan pemangku kepentingan, termasuk Maipark, dalam pemutakhiran peta risiko bencana.

"Secara keseluruhan, industri diharapkan terus memperkuat manajemen risiko dan kesiapan menghadapi potensi peningkatan klaim akibat kondisi iklim ekstrem," tuturnya.

(ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC]
Next Article 29 Perusahaan Asuransi Kurang Modal, Bos OJK Buka Suara


Most Popular
Features