Adhi Karya Bakal Gelar RUPST 7 Mei 2026

Romys Binekasri, CNBC Indonesia
Kamis, 02/04/2026 08:45 WIB
Foto: ist

Jakarta, CNBC Indonesia — Emiten BUMN PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mengumumkan kepada para pemegang sahamnya bahwa perseroan akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 7 Mei 2026.

"Dengan ini diberitahukan kepada para Pemegang Saham PT Adhi Karya (Persero) Tbk (Perseroan), bahwa Perseroan bermaksud menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (Rapat) pada hari Kamis, 7 Mei 2026 bertempat di Jakarta," tulis manajemen dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Kamis (2/4/2026).

Meskipun belum disebutkan secara rinci mengenai mata acara rapat, namun, pemanggilan rapat akan dilakukan dengan cara memasang iklan pada situs web penyedia e-RUPS, situs web bursa efek, dan situs web Perseroan pada tanggal 15 April 2026.


Sesuai ketentuan Pasal 23 ayat (2) POJK No.15, pemegang saham yang berhak hadir atau diwakili dalam rapat adalah pemegang saham perseroan, baik yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan atau sesuai dengan catatan saldo rekening efek di penitipan kolektif di PT Kustodian
Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada tanggal 14 April 2026 sampai dengan pukul 16.00 WIB.

"Pemegang saham perseroan dapat mengusulkan mata acara Rapat apabila memenuhi persyaratan sesuai dengan pasal 23 ayat (6) anggaran dasar perseroan serta memperhatikan Pasal 16 POJK No. 15," sebutnya.

Persyaratan tersebut antara lain, diajukan secara tertulis kepada direksi perseroan oleh pemegang saham Seri A Dwiwarna, 1 pemegang saham atau lebih yang mewakili 1/20 atau lebih dari jumlah seluruh saham dengan hak suara.

Usulan tersebut telah diterima oleh Direksi Perseroan selambat-lambatnya 7 hari sebelum tanggal pemanggilan Rapat.

Usul tersebut harus dilakukan dengan itikad baik, mempertimbangkan kepentingan Perseroan, menyertakan alasan dan bahan usulan mata acara rapat, dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan dan anggaran dasar.


(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Arus Modal Keluar RI Tembus US$1,38 Miliar Pasca MSCI & Moody's