MARKET DATA

Investor Mulai Yakin Perang Mereda, Bursa Asia Melaju di Jalur Hijau

Romys Binekasri,  CNBC Indonesia
11 March 2026 08:30
Seorang pria berjalan melewati papan harga saham di sebuah perusahaan pialang di Tokyo, Jepang, 7 April 2025. REUTERS/Androniki Christodoulou
Foto: REUTERS/Androniki Christodoulou

Jakarta, CNBC Indonesia — Bursa Asia-Pasifik kembali melaju di jalur hijau karena para investor mempertimbangkan perkembangan kondisi geopolitik yang terjadi di Timur Tengah, Rabu (11/3/2026).

Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,35% pada perdagangan awal. Indeks Nikkei 225 Jepang melonjak 1,36%, sedangkan Topix bertambah 1,22%. Indeks Kospi Korea Selatan naik 2,52%, sementara indeks Kosdaq untuk perusahaan kecil naik 1,39%.

Selain itu, kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di 25.936 dibandingkan dengan penutupan terakhir indeks di 25.959,9.

Mengutip CNBC Indonesia, harga minyak yang melonjak hingga hampir US$120 per barel pada hari Senin di tengah kekhawatiran seputar konflik Iran, turun dari puncaknya karena para pelaku pasar optimis bahwa sekelompok negara akan menggunakan cadangan minyak mentah darurat untuk mengurangi gangguan yang disebabkan oleh konflik tersebut.

Sebagai informasi, harga minyak mentah AS terakhir naik 3,24% menjadi US$86,15 per barel.

CEO perusahaan jasa keuangan Vervent David Johnson mengatakan, dampak langsung yang terimbas dari guncangan harga minyak adalah bertindak seperti pajak pada perekonomian.

"Ketika harga energi melonjak, rumah tangga menghabiskan lebih banyak untuk bahan bakar dan utilitas dan lebih sedikit untuk hal-hal lain, yang secara diam-diam memperlambat permintaan konsumen di seluruh perekonomian yang lebih luas," dikutip, Selasa (11/3/2026).

Semalam di AS, S&P 500 sedikit turun dalam perdagangan yang bergejolak karena harga minyak turun dan para pedagang terus mengawasi perang Iran.

Indeks pasar secara luas turun 0,21% menjadi 6.781,48. Dow Jones Industrial Average turun 34,29 poin, atau 0,07%, dan ditutup pada 47.706,51. Nasdaq Composite naik tipis 0,01% menjadi 22.697,10.

Sebelumnya dalam sesi perdagangan, Dow Jones sempat turun hingga 296,57 poin, atau 0,6%, sementara S&P 500 dan Nasdaq masing-masing turun 0,5% dan 0,4% ke titik terendahnya.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Bursa Asia Ramai-Ramai Koreksi, Ada Apa?


Most Popular
Features