MARKET DATA

IHSG Lompat 1,4%, Asing Net Sell Rp 2,63 Triliun

Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia
11 March 2026 07:05
Ilustrasi IHSG (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)
Foto: Ilustrasi IHSG (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia — Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net foreign sell) besar di pasar saham domestik pada perdagangan Selasa (10/3/2026). Secara keseluruhan, nilai jual bersih asing mencapai Rp2,626 triliun di seluruh pasar.

Sejumlah saham unggulan di sektor perbankan dan energi masuk dalam daftar saham yang paling banyak dilepas oleh investor global.

Berdasarkan data perdagangan, saham Duta Pertiwi (DUTI) menjadi emiten dengan net foreign sell terbesar yakni Rp559,3 miliar. Di posisi kedua terdapat saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yang mencatatkan jual bersih asing sebesar Rp437,5 miliar.

Selanjutnya, saham Petrosea (PTRO) dilepas asing sebesar Rp186,1 miliar, disusul Bakrie & Brothers (BNBR) sebesar Rp166,4 miliar.

Saham telekomunikasi pelat merah Telkom Indonesia (TLKM) juga tak luput dari aksi jual asing dengan nilai mencapai Rp123 miliar.

Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net foreign sell terbesar pada perdagangan Selasa (10/3/2026):

  1. PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI) - Rp559,3 miliar
  2. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) - Rp437,5 miliar
  3. PT Petrosea Tbk (PTRO) - Rp186,1 miliar
  4. PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) - Rp166,4 miliar
  5. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) - Rp123 miliar
  6. PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) - Rp100,5 miliar
  7. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) - Rp92,3 miliar
  8. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) - Rp90,4 miliar
  9. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) - Rp79,9 miliar
  10. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) - Rp74,1 miliar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) balik menguat pada perdagangan kemarin usai anjlok tajam sehari sebelumnya. IHSG yang tercatat sempat melesat 2,2% dan nyaris menyentuh level 7.500 pada awal perdagangan, harus puas memangkas penguatan dan tersisa 1,41% atau naik 103 poin ke 7.440,91 pada akhir sesi kedua.

Sebanyak 534 saham naik, 190 turun, dan 93 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 19,16 triliun, melibatkan 336,26 miliar saham dalam 2,03 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar terkerek menjadi Rp 13.338 triliun.

Nyaris seluruh sektor perdagangan menguat dengan kenaikan terbesar dicatatkan oleh energi dan barang baku, sedangkan hanya sektor infrastruktur dan teknologi yang tercatat melemah .

Sejumlah emiten yang tercatat menjadi penggerak utama kinerja IHSG termasuk DSSA, BRMS, BBCA, BMRI dan BYAN.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Asing Terciduk Lego 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat


Most Popular
Features