Video

Video: Siasat Bisnis Perhiasan Saat Harga Meroket, Bikin Gramasi Kecil

CNBC Indonesia TV,  CNBC Indonesia
26 February 2026 17:03

Jakarta, CNBC Indonesia- Harga komoditas emas kembali naik di tengah kekhawatiran pasar terhadap risiko geopolitik imbas ketegangan di Timur Tengah hingga kembali memanasnya perang dagang. Pada perdagangan Rabu (25/2/2026), harga emas dunia naik 0,44% di level USD5.170,63 per troy ons.

Kilau harga emas yang terus mencetak rekor turut berdampak pada industri perhiasan emas. Founder & President Director PT Nafiri Jaffa Sentosa, Naomi Julia Soegianto mengatakan pergerakan harga emas yang terus naik didorong meningkatnya ketidakpastian global membuat daya beli perhiasan emas ikut melemah.

Menghadapi dampak kenaikan harga emas, industri perhiasan emas harus berinovasi dalam memenuhi kebutuhan pasar lewat desain yang mengikuti tren namun dengan gramasi dan kadar yang lebih kecil.

Seperti apa dampak kenaikan harga emas ke bisnis perhiasan? Selengkapnya simak dialog Shafinaz Nachiar dengan Founder & President Director PT Nafiri Jaffa Sentosa, Naomi Julia Soegianto dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Kamis, 26/02/2026)


Add as a preferred
source on Google