Video

Video: Teropong Harga Emas Saat Emas Diburu Bank Sentral-Warga Dunia

CNBC Indonesia TV, CNBC Indonesia
Selasa, 27/01/2026 17:19 WIB
Jakarta, CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia- Harga komoditas emas terus naik di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi imbas perang dagang, kebijakan Presiden AS, Donald Trump, perang Timur Tengah hingga Rusia-Ukraina yang mengancam ekonomi dan geopolitik dunia.

Saat ini emas yang masih menjadi aset safe haven terus diborong investor ritel dan institusi termasuk bank sentral dunia hingga harganya meroket tembus USD 5.100 per troy ons.

Tenaga Ahli Profesional Bidang Sumber Kekayaan Alam (SKA) Lemhannas RI, Edi Permadi mengatakan pergerakan emas tidak lepas dari kondisi supply dan demand, dimana saat ini yang mengalami lonjakan permintaan utamanya bank sentral. Imbasnya sepanjang 2025 harga emas naik tajam dan diramal bisa terus naik ke depan.

Sebagai produsen emas terbesar ke-4 dunia, Indonesia bisa memanfaatkan kondisi ini dengan terus mendorong produksi emas. Lalu seperti apa Lemhannas melihat arah pergerakan harga emas? bagaimana Indonesia memanfaatkan momentum ini? Selengkapnya simak dialog Shafinaz Nachiar dengan Tenaga Ahli Profesional Bidang Sumber Kekayaan Alam (SKA) Lemhannas RI, Edi Permadi dalam Consumer Reports, CNBC Indonesia (Selasa, 27/01/2026)


Related Videos
Popular Videos