Asuransi Sinar Mas Syariah Resmi Spin Off

Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia
Selasa, 27/01/2026 07:30 WIB
Foto: Asuransi Sinar Mas Syariah. (Dok. Sinar Mas)

Jakarta, CNBC Indonesia — PT Sinar Mas Asuransi Syariah (SMAS) resmi spin off menjadi perusahaan asuransi umum syariah yang berdiri mandiri (full-fledged). Peresmian ini menyusul persetujuan Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-123/D.05/2025 tertanggal 23 Desember 2025.

"Kehadiran PT Sinar Mas Asuransi Syariah sebagai entitas mandiri memungkinkan perusahaan bergerak lebih fokus, adaptif, dan optimal dalam mengembangkan produk serta layanan asuransi berbasis prinsip syariah yang amanah, transparan, dan berkeadilan," kata Direktur Utama SMAS, Daniel Armagatlie, Senin (26/1/2026).

Ia mengatakan pembentukan entitas ini merupakan wujud komitmen pihaknya untuk menjalankan amanah sesuai Undang-Undang No 4 Tahun 2023 P2SK tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan dan POJK Nomor 11 Tahun 2023 mengenai Pemisahan Unit Syariah Perusahaan Asuransi, sekaligus memperkuat tata kelola asuransi syariah yang berkelanjutan.


Selain itu, pembentukan SMAS merupakan langkah strategis Asuransi Sinar Mas dalam mendukung penguatan industri keuangan syariah nasional serta sejalan dengan mandat regulasi OJK.

Direktur PT Asuransi Sinar Mas, I Ketut Pasek Swastika menambahkan bahwa spin-off Unit Usaha Syariah menjadi PT Sinar Mas Asuransi Syariah merupakan langkah strategis untuk memperkuat fokus bisnis syariah.

"Melalui pembentukan entitas syariah yang berdiri mandiri, kami berharap SMAS dapat tumbuh lebih optimal dan memberikan kontribusi lebih besar bagi pengembangan industri asuransi syariah nasional," ujar I Ketut.

Dengan dukungan ekosistem Sinar Mas, fondasi keuangan, serta pengalaman di industri asuransi syariah sejak tahun 2004, PT Sinar Mas Asuransi Syariah optimistis dapat memberikan kontribusi dalam memperluas akses perlindungan berbasis nilai-nilai syariah sekaligus memperkuat industri asuransi umum syariah nasional.

"Dalam satu hingga tiga tahun ke depan, setelah melakukan pengalihan portofolio peserta dari induk, SMAS akan fokus pada akselerasi pertumbuhan bisnis, serta penguatan kemitraan strategis. Untuk jangka menengah, kami menargetkan SMAS akan menjadi market leader dalam industri asuransi umum syariah dengan penguatan tata kelola dan pengembangan berkelanjutan," jelas Daniel.


(mkh/mkh)
Saksikan video di bawah ini:

Video: 5 Modal Asuransi Life Perkuat Bisnis-Kembangkan Produk Syariah