BI Tahan Lagi Suku Bunga BI Rate 4,75% di Awal 2026, Ini Alasannya!
Jakarta, CNBC Indonesia - Dewan gubernur Bank Indonesia (BI) kembali mempertahankan suku bunga acuan BI Rate di level 4,75% pada Januari 2025.
Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan, kebijakan ini diarahkan untuk kebutuhan otoritas moneter dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dari ketidakpastian global, serta tekanan inflasi pada 2026-2027.
"Sebagai bentuk upaya stabilisasi nilai tukar rupiah dari dampak ketidakpastian global dan inflasi 2026-2027," tegas Perry seusai rapat dewan gubernur BI, Rabu (21/1/2026).
Dengan catatan ini, dewan gubernur BI setidaknya sudah empat kali menahan suku bunga acuannya di level 4,75%. Berurutan sejak September 2025.
Adapun untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi, Perry menegaskan, BI akan tetap mendukung dengan mendorong percepatan transmisi suku bunga acuan yang sudah termasuk di level rendah ini.
Namun, ia memastikan, ruang untuk penurunan suku bunga acuan lebih lanjut ke depannya masih terbuka.
(arj/haa)[Gambas:Video CNBC]