Maju Lagi Jadi Calon Deputi Gubernur BI, Ini Profil Dicky Kartikoyono

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Selasa, 20/01/2026 10:45 WIB
Foto: Kepala Departemen Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Dicky Kartikoyono memberikan pemaparan dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2024 di Jakarta, Kamis (29/2/2024). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Dicky Kartikoyono kembali akan mengikuti fit and proper test untuk menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia. Dicky menjadi satu-satunya calon yang memiliki pengalaman mengikuti fit and proper test di DPR RI untuk posisi Deputi Gubernur BI.

Mengutip laman resmi BI, Dicky Kartikoyono lahir di Jakarta pada 1967. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Bidang Akuntansi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YAI pada 1994.

Kemudian Dicky melanjutkan Pendidikan di George Washington University dan mendapatkan gelar Master di Bidang Project Management pada 1999.


Dirinya memulai karir di Bank Indonesia sejak 1995 dan saat ini Dicky menjabat sebagai Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran sejak tahun 2023.

Sebelumnya, Dicky pernah menjabat sebagai Kepala Departemen Manajemen Strategis dan Tata Kelola (2022-2023), Kepala Perwakilan Kantor Perwakilan Bank Indonesia London (2020-2022), Pegawai Setingkat Direktur Eksekutif Kantor Perwakilan Bank Indonesia London (2020-2022).

Dicky mungkin merasa dejavu, pasalnya tahun lalu namanya juga masuk dalam calon Deputi Gubernur BI yang tertera dalam surat Presiden bernomor R-22/Pres/05/2025 yang telah diterima oleh Dewan Perwakilan Rakyat.

Pada 1 Juli 2025, ia pun menjalani fit and proper test di hadapan Komisi XI DPR RI di Gedung Parlemen, Jakarta.

Pada waktu itu, ia menjabarkan misinya untuk membangun fondasi ekonomi nasional yang berdaya tahan dan efisien melalui infrastruktur pembayaran dan data yang menjadi kunci.

Ia juga menjelaskan misi lainnya untuk menciptakan ekosistem keuangan digital yang terpercaya dan sehat. ekosistem digital menurutnya akan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi dengan cara membuka potensi yang luas bagi UMKM serta dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, inovatif, dan berdaulat melalui akses keuangan bagi sektor usaha.


(ras/mij)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Uang Kartal BI Naik 12,09%, Transaksi Digital Tetap Melaju