Rombak Usaha Bank, HSBC Jajaki Opsi Penjualan Unit Bisnis Asuransi
Jakarta, CNBC Indonesia - HSBC Holdings sedang menjajaki opsi penjualan unit bisnis asuransinya di Singapura. Menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut, opsi penjualan muncul menyusul perombakan bisnis perusahaan secara global di bawah CEO Georges Elhedery.
"Bank dan penasihat keuangan sedang mengerjakan peninjauan HSBC Life (Singapura), yang dapat bernilai lebih dari US$1 miliar dalam sebuah transaksi," kata sumber tersebut, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, dikutip dari Bloomberg dan Business Times, Jumat (16/1/2026).
Menurut sumber tersebut, ada beberapa perusahaan yang berminat membeli HSBC Life. Sebuah perusahaan asuransi dan perusahaan investasi lainnya telah menunjukkan minat awal.
"Pertimbangan masih bersifat pendahuluan, dan belum ada keputusan akhir yang dibuat," menurut sumber tersebut.
Perwakilan HSBC menolak berkomentar tentang spekulasi pasar. Ia menambahkan bahwa bank tersebut berkomitmen pada Singapura sebagai pusat kekayaan dan grosir internasional, dan Republik Singapura sangat penting bagi strateginya dan fokus utama untuk investasi dan pertumbuhan grup.
Bisnis asuransi HSBC di Singapura meliputi asuransi jiwa dan penyakit kritis, tabungan, kecelakaan pribadi, dan kesehatan. Bank tersebut telah memperluas kehadirannya di bisnis asuransi di Singapura secara organik dan melalui akuisisi, termasuk pembelian AXA Insurance senilai US$529 juta pada tahun 2022.
(haa/haa)[Gambas:Video CNBC]