Bakal Ada Lanjutan Demo Besar, 533 Saham Ambruk, IHSG Anjlok 1,03%
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar saham Indonesia melemah pagi hari ini bahkan sempat anjlok sampai satu persen di tengah ketegangan demonstrasi yang terjadi.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (29/8/2025) hingga pukul 9.55 terpantau di 7.867 atau turun 1,03% dibandingkan posisi penutupan hari sebelumnya.
Investor tampak banyak melakukan aksi jual, hingga membuat IHSG melemah sampai 1% di awal perdagangan. Di tengah kabar akan adanya demo lanjutan, IHSG tampak lesu, dan tercatat sebanyak 533 saham mengalami pelemahan. Hanya 101 saham yang menguat, dan 316 saham stagnan.
Nilai transaksi mencapai Rp 6,17 triliun, dengan frekuensi transaksi sebanyak 765 ribu kali dan volume perdagangan mencapai 16,49 miliar lembar saham.
Seperti diketahui, aksi demo ribuan buruh berakhir ricuh dan baru mereda pada Kamis malam. Kabar duka membayangi aksi kemarin. PT Goto Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) memastikan bahwa pria berjaket ojek online (ojol) yang terlindas mobil rantis Brimob di Pejompongan sebagai mitra ojol Gojek. Affan Kurniawan tewas akibat peristiwa tersebut.
Direktur Public Affair & Communications Goto menyatakan bahwa Goto telah melakukan verifikasi dan investigasi internal bersama pihak terkait.
"Dapat kami sampaikan bahwa Affan Kurniawan merupakan Mitra Driver Gojek. Kami menyampaikan duka cita yang mendalam serta simpati tulus kepada keluarga yang ditinggalkan, juga kepada rekan-rekan Mitra Driver lainnya yang turut merasakan kehilangan ini," katanya dalam siaran pers, Jumat (29/8/2025).
Demonstrasi diperkirakan akan berlanjut pada hari ini, dan kemungkinan masih akan terus menekan pergerakan IHSG sepanjang hari.
(ayh/ayh)