
Breaking! Massa Ojol Bergerak, IHSG Anjlok 2,04%

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) makin anjlok di tengah ancaman aksi demo besar-besaran. Hingga pukul 10:10 WIB IHSG tercatat melemah 2,04% ke level 7.790.
Sebanyak 636 saham melemah, 199 stagnan, dan 118 saham menguat. Nilai transaksi mencapai Rp 8,5 triliun, frekuensi transaksi mencapai 1,05 juta kali, dengan volume perdagangan mencapai 23 miliar lembar saham.
Berdasarkan pantauan, masa ojek online (ojol) dalam jumlah besar bergerak ke pemakaman korban rantis polisi, dan kabarnya akan melanjutkan aksi demo di Polda Metro Jaya lalu ke DPR.
Seperti diketahui, aksi demo ribuan buruh berakhir ricuh dan baru mereda pada Kamis malam. Kabar duka membayangi aksi kemarin. PT Goto Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) memastikan bahwa pria berjaket ojek online (ojol) yang terlindas mobil rantis Brimob di Pejompongan sebagai mitra ojol Gojek. Affan Kurniawan tewas akibat peristiwa tersebut.
Direktur Public Affair & Communications Goto menyatakan bahwa Goto telah melakukan verifikasi dan investigasi internal bersama pihak terkait.
"Dapat kami sampaikan bahwa Affan Kurniawan merupakan Mitra Driver Gojek. Kami menyampaikan duka cita yang mendalam serta simpati tulus kepada keluarga yang ditinggalkan, juga kepada rekan-rekan Mitra Driver lainnya yang turut merasakan kehilangan ini," katanya dalam siaran pers, Jumat (29/8/2025).
Demonstrasi diperkirakan akan berlanjut pada hari ini, dan kemungkinan masih akan terus menekan pergerakan IHSG sepanjang hari.
(ayh/ayh)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Eks Karyawan BUMN Ngadu ke DPR Gajinya 13 Tahun Gak Dibayar