Market Commentary

Laba Bersihnya Melonjak 2.000%, Saham ARII Melesat di Sesi I

Market - Chandra Dwi, CNBC Indonesia
25 November 2022 10:14
Karyawan beraktivitas di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (23/11/2022). PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebut  jumlah investor pasar modal telah meningkat 33,53% dari 7,48 juta di akhir tahun 2021 menjadi 10 juta pada 3 November 2022. Secara komposisi umur sebesar 60% didominasi oleh investor di bawah 30 tahun. Tidak berhenti di situ, investor juga didominasi oleh lulusan SMA ke bawah. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto) Foto: Karyawan beraktivitas di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (23/11/2022). PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebut  jumlah investor pasar modal telah meningkat 33,53% dari 7,48 juta di akhir tahun 2021 menjadi 10 juta pada 3 November 2022. Secara komposisi umur sebesar 60% didominasi oleh investor di bawah 30 tahun. Tidak berhenti di situ, investor juga didominasi oleh lulusan SMA ke bawah. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham emiten perdagangan batu bara yakni PT Atlas Resources Tbk (ARII) terpantau melesat hingga 10% lebih pada perdagangan sesi I Jumat (24/11/2022), setelah perseroan melaporkan kinerja keuangan pada kuartal III-2022.

Pada pukul 10:00 WIB, saham ARII melesat 10,23% menjadi Rp 388/saham.

Nilai transaksi saham ARII pada perdagangan sesi I sudah mencapai Rp 4,19 miliar dengan volume transaksi yang diperdagangkan sebanyak 10,83 juta lembar saham.

Penyebab melesatnya harga ARII pada perdagangan sesi I hari ini adalah karena kinerja keuangan pada kuartal III-2022 yang terbilang cemerlang.

Laba bersih tahun berjalan ARII melonjak hingga 2.876,73% menjadi US$ 31,35 juta atau setara dengan Rp 490,24 miliar (asumsi kurs Rp 15.640/US$) pada kuartal III-2022, dari sebelumnya pada periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 1,05 juta (Rp 16,47 miliar).

Sedangkan pendapatan usaha perseroan juga meningkat signifikan yakni 136,91% menjadi US$ 163,22 juta pada kuartal III-2022, dari sebelumnya pada kuartal III-2021 sebesar US$ 69,9 juta.

Dari orderbook-nya, tercatat sudah ada 108.290 lot transaksi saham ARII pada perdagangan sesi I. Adapun secara terperinci, sudah ada 22 lot pada order beli atau bid di harga Rp 388/saham. Sedangkan di order jual atau offer, sudah ada 565 lot di harga Rp 390/saham.

Adapun bid terbesar berada di harga Rp 370/saham yang mencapai 2.851 lot, sedangkan offer terbesar berada di Rp 400/saham, yang mencapai 7.327 lot.

TIM RISET CNBC INDONESIA

Sanggahan: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli atau menjual saham terkait. Keputusan investasi sepenuhnya ada pada diri anda, dan CNBC Indonesia tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

IHSG Balas Dendam, tapi Apa Kuat ke 7.000 Lagi?


(chd/chd)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading