Jajaran Saham Tercuan & Terboncos Saat IHSG Menguat! Punya?

Market - Aulia Mutiara Hatia Putri, CNBC Indonesia
24 November 2022 12:09
Foto multiple exposure karyawan berswafoto di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (23/11/2022).  Jumlah investor pasar modal Indonesia bertambah signifikan dibandingkan 2021. Berdasarkan data KSEI per 3 November 2022, jumlah investor pasar modal yang mengacu pada Single Investor Identification (SID) telah mencapai 10.000.628 atau naik 33,53% dari 7.489.337 di akhir 2021. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto) Foto: Foto multiple exposure karyawan berswafoto di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (23/11/2022). IHSG ditutup menguat 0,33 persen atau 23,53 poin ke 7.054,12 pada akhir perdagangan, sebanyak 249 saham menguat, 255 saham melemah, dan 199 saham stagnan. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham PT Bumi Citra Permai Tbk (BCIP) memimpin jajaran saham tercuan, sementara saham PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) masih saja bernasib apes dan memimpin jajaran top losers pada perdagangan sesi I siang ini, Kamis (24/11/2022).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup bergairah dengan apresiasi 0,56% atau 39,76 poin, ke 7.093,89 pada penutupan perdagangan sesi I, pasca risalah The Fed yang membawa kabar baik bahwa bank sentral Amerika Serikat (AS) akan mengendurkan laju kenaikan suku bunga acuannya.

Nilai perdagangan tercatat naik ke Rp 6 triliun dengan melibatkan lebih dari 23 miliar saham yang berpindah tangan 735 kali.

Sementara itu, mayoritas saham siang ini terpantau mengalami kenaikan. Statistik perdagangan mencatat ada 251 saham yang mengalami kenaikan dan 233 saham yang turun, serta sisanya sebanyak 209 saham stagnan.

Di tengah melesatnya IHSG siang ini, terdapat 5 saham yang tampil perkasa masuk jajaran top gainers dan 5 saham yang terkena aksi jual signifikan dan menjadi top losers

Berikut lima saham top gainers pada perdagangan sesi I siang ini, Kamis (24/11/2022).

1. PT Bumi Citra Permai Tbk (BCIP), naik +26,67%, ke Rp 76/unit

2. PT Tanah Laut Tbk (INDX), naik +24,79%, ke Rp 302/unit

3. PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ), naik +18,97%, ke Rp 69/unit

4. PT Trisula International Tbk (TRIS), naik +16,19%, ke Rp 244/unit

5. PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC), naik +10,95%, ke Rp 152/unit

Saham Bumi Citra Permai Tbk (BCIP) mampu menduduki sekaligus memimpin deretan top gainers pada perdagangan sesi I siang ini dengan nilai transaksi mencapai Rp 7,77 miliar dengan volume transaksi yang diperdagangkan sebanyak 101,32 juta unit saham.

Pada perdagangan intraday hari ini, harga saham BCIP bergerak di rentang Rp 70-81/unit. Hingga istirahat siang, nilai kapitalisasi pasar saham BCIP mencapai Rp 108,67 miliar.

Jika melihat data perdagangan sejak perdagangan sejak perdagangan 14 November hingga Rabu (23/11/2022), saham BCIP tercatat hanya 2 kali merah, dengan 6 kali menghijau. Dengan ini, BCIP sudah mencatatkan kenaikan hingga 31,03% sepekan dan naik 20,63% dalam sebulan terakhir.

Jika melihat kinerja keuangannya, BCIP mampu mencatatkan laba bersih sebesar Rp 20,29 miliar

Emiten dengan kode saham BCIPini bergerak di bidang real estate yaitu pengembangan kawasan industri dan pergudangan bernama Millenium Industrial Estate yang luasnya kurang lebih 1.800 hektar dan terus berkembang hingga saat ini.

Penguatan BCIP terjadi pasca rilis risalah rapat the Fed yang mensinyalkan akan adanya peluang kenaikan suku bunga yang lebih rendah membuat pelaku pasar antusias dan aset berisiko pun mengalami apresiasi. Namun nyatanya, tak berdampak pada saham BCIP.

Selain beberapa saham menjadi top gainers, terdapat beberapa saham yang menjadi top losers, berikut 5 saham top losers pada sesi I siang ini,Kamis (24/11/2022).

1. PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO), turun -6,99%, ke Rp 346/unit

2. PT Batavia Prosperindo Trans Tbk (BPTR), turun -6,98%, ke Rp 240/unit

3. PT Grand House Mulia Tbk (HOMI), turun -6,72%, ke Rp 444/unit

4. PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO), turun -6,67%, ke Rp 224/unit

5. PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS), turun -6,52%, ke Rp 344/unit

Saham Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) menjadi emiten yang bercokol di daftar top losers pada perdagangan sesi I siang ini dengan nilai transaksi mencapai Rp 1,43 miliar dengan volume transaksi yang diperdagangkan sebanyak 1,14 juta unit saham.

Pada perdagangan intraday hari ini, harga saham PICO bergerak konsisten di Rp 346/unit. Hingga istirahat siang, nilai kapitalisasi pasar saham PICO mencapai Rp 211,44 miliar.

Jika melihat data perdagangan sejak perdagangan 14 November hingga Rabu (23/11/2022), saham PICO tercatat hanya 2 kali menghijau, dan 6 kali ambles. Dengan ini saham PICO sudah ambles 15,2% sepekan terakhir dan naik 4,85% sebulan, namun masih melesat 93,3% dalam 3 bulan terakhir.

Belum diketahui penyebab harga saham PICO mengalami kenaikan signifikan. Tetapi dari kinerja keuangannya, perseroan berhasil membalikan posisi rugi bersih sebelumnya di kuartal III-2021 menjadi laba bersih di kuartal III-2022.

Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk PICO mencapai Rp 8,4 miliar pada kuartal III-2022, dari sebelumnya pada periode yang sama tahun lalu yang masih mencatatkan rugi bersih sebesar Rp 31,39 miliar.

Raihan laba tersebut didukung atas lonjakan pendapatan perseroan dari Rp 325,83 miliar menjadi Rp 416,01 miliar. Laba juga didukung penurunan beban bunga pinjaman dari Rp 21,32 miliar menjadi Rp 1,16 miliar.

TIM RISET CNBC INDONESIA

Artikel Selanjutnya

Ada yang Boncos, Tapi Saham Ini Sukses Kasih Cuan di Sesi I


(aum/aum)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading