Mau ke Bali Pakai Garuda Indonesia? Ini Pesan Bos Besarnya

Market - teti purwanti, CNBC Indonesia
11 November 2022 11:00
Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2022 di Hall 3A, Indonesia Convention and Exhibition (ICE), BSD City, Jumat (28/10/2022). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto) Foto: Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2022 di Hall 3A, Indonesia Convention and Exhibition (ICE), BSD City, Jumat (28/10/2022). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) pastikan kelancaran operasionalnya jelang penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan dilaksanakan di Bali, pada 15-16 November 2022 mendatang.

Hal tersebut dilakukan guna memastikan kebutuhan aksesibilitas layanan penerbangan masyarakat selama forum G20 tersebut berlangsung dapat terpenuhi secara optimal.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan kesiapan operasional diperkuat dengan melakukan sejumlah penyesuaian aspek operasional penerbangan melalui koordinasi intensif bersama stakeholder layanan kebandarudaraan khususnya dalam memperkuat berbagai langkah mitigasi.

Garuda juga mengantisipasi berbagai kebijakan operasional penerbangan selama gelaran forum presidensi tersebut berlangsung, termasuk dalam kaitan ketentuan protokol penerbangan bagi pimpinan negara yang akan tiba di Bali maupun yang akan kembali melanjutkan penerbangannya dari Bali.

"Penyesuaian operasional tersebut akan kami lakukan melalui sejumlah penyesuaian aspek operasional penerbangan baik terkait penyesuaian jenis armada yang akan beroperasi dari dan menuju Bali, maupun penyesuaian ground time pesawat pada saat di Denpasar sesuai dengan regulasi Kementerian Perhubungan RI mengenai Pengaturan Operasional Penerbangan Selama Penyelenggaraan KTT Presidensi G20 Indonesia Tahun 2022," kata Irfan dalam keterangan resmi, Jumat (11/11/2022).

Selain itu Garuda Indonesia juga melaksanaan koordinasi secara intensif dengan stakeholder terkait dengan penyesuaian jadwal penerbangan mengacu pada slot penerbangan yang tersedia serta me-reposisi rotasi pesawat melalui optimalisasi basis hub Jakarta.

Irfan memaparkan sebagai bagian dari ekosistem penerbangan nasional yang mendukung penuh kiprah Indonesia sebagai tuan rumah gelaran forum presidensi G20 tersebut. Garuda Indonesia turut melakukan sejumlah inisiatif dukungan aksesibilitas layanan penerbangan diantaranya melalui dukungan layanan penerbangan bagi delegasi paspampres yang akan bertugas di Bali hingga keterlibatan secara aktif dalam berbagai forum diskusi dan kerja sama G20 dalam lingkup bidang aviasi.

Irfan menjelaskan bahwa selama periode 13-17 November Garuda Indonesia mengoperasikan sedikitnya mengoperasikan sebanyak 83 penerbangan dari dan menuju Denpasar.

"Kami tentunya juga akan terus memantau perkembangan situasi untuk memastikan layanan penerbangan Garuda Indonesia selama periode tersebut dapat berjalan dengan optimal," kata Irfan.

Itfan berharap dengan adanya berbagai penyesuaian aspek operasional penerbangan juga turut mengimbau masyarakat untuk secara berkala melakukan pengecekan jadwal penerbangan khususnya pada periode gelaran G20 tersebut yang puncak trafik pergerakan delegasi akan berlangsung pada 13-17 November 2022 tersebut.

"Lebih lanjut, kami juga turut melakukan optimalisasi delay management system guna mengantisipasi adanya perubahan jadwal penerbangan termasuk melakukan implementasi service recovery mengacu pada regulasi yang berlaku" tutup Irfan.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Garuda Ajak Swasta Kerjasama Nambah Pesawat, Siapa Minat?


(tep/ayh)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading