BRI Perkuat Ekosistem Bisnis Berbasis Ekonomi Kerakyatan

Market - Khoirul Anam, CNBC Indonesia
27 October 2022 17:25
Direktur Bisnis Mikro PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) TBK Supari dalam acara Financial Inclusion Talks. (Tangkapan Layar) Foto: Direktur Bisnis Mikro PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) TBK Supari dalam acara Financial Inclusion Talks. (Tangkapan Layar)

Jakarta, CNBC Indonesia- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mempertegas komitmen dalam melakukan pemberdayaan ekosistem bisnis berbasis ekonomi kerakyatan. Sebagai bank dengan jaringan terluas di Indonesia, BRI menciptakan sumber pertumbuhan baru dengan memberdayakan UMKM melalui pendanaan hingga pendampingan usaha.

Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengatakan, pihaknya mengedepankan aspek-aspek pemberdayaan dan pendampingan dalam memperkuat ekosistem bisnis yang dirintis masyarakat di tataran akar rumput. Oleh karenanya, BRI menerapkan strategi go smaller, go shorter, dan go faster sehingga mampu memberikan nilai ekonomi dan sosial bagi masyarakat luas.

"Harapannya akan terjadi akselerasi sehingga pelaku usaha dapat naik kelas atau skala usahanya semakin besar. Upaya ini kami harapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Selain itu, ketika kapasitas bisnis mereka tumbuh, maka kebutuhan pendanaan juga akan semakin besar. Hal ini merupakan salah satu dari new source of growth BRI," kata Supari dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (27/10/2022).

Menurut dia, melalui penguatan ekosistem bisnis ini BRI optimistis sustainability pertumbuhan usaha masyarakat dapat terjaga dan semakin kuat.

"Kami akan terus melakukan upaya mempertahankan dengan meningkatkan loyalitas dan engagement masyarakat dengan memperluas akses, mempercepat proses naik kelas mereka. Melalui pemberdayaan yang sesuai dengan perilaku para pelaku usaha, kami juga mendampingi dan mengedukasi literasi dasar sampai dengan literasi digital dalam pengembangan usaha mereka," tambahnya.

Peran BRI dalam menumbuhkembangkan UMKM pun diakui Adjunct Lecturer di Kebijakan Publik Harvard Kennedy School Professor Jay K. Rosengard. Dalam kesempatan yang sama, Jay yang melakukan riset mengenai inklusi keuangan di Indonesia mengatakan peran BRI sangat besar dalam mendorong pelaku usaha 'naik kelas'.

"BRI menghadirkan model bisnis baru, di mana perseroan dapat memiliki layanan yang efisien, infrastruktur dan sumber daya manusia yang memadai, dan ini menjadi salah satu contoh keberhasilan green revolution juga dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia," ungkap Jay.

Dia membeberkan hasil riset dan observasi yang dilakukan di Provinsi Bali, di mana ada penguatan usaha pelaku UMKM berkat penyaluran kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun Kupedes BRI. Selain itu, adaptasi digital yang dilakukan BRI turut mendongkrak pelaku UMKM untuk memperluas pangsa pasar.

Seperti diketahui, pada masa pandemi Covid-19, BRI telah melakukan inovasi melalui Pasar.id di pasar Kreneng, Denpasar. Upaya ini terus berlanjut dan dapat membantu memulihkan omzet pedagang dan retribusi kepada pengelola pasar.

Dari total 337 pedagang yang terdaftar di Pasar.id, terdapat 288 pedagang atau sekitar 76% menjadi nasabah dengan total plafon mencapai Rp8 miliar. Bahkan Pasar.id di Pasar Kreneng mencatat rata-rata transaksi sejumlah 55-100 transaksi dengan omzet sekitar Rp5 juta per hari.

Masih dari Denpasar, ada pula pemberdayaan kelompok Ubung 12 yang merupakan nasabah binaan dari PNM Mekaar yang tergabung dalam Holding Ultra Mikro (UMi) sejak September 2021. Usaha binaan tersebut berdiri sejak 2020, terdiri dari 18 anggota berbagai usaha di antaranya Kerajinan Penjor.

Besaran Pinjaman kelompok usaha tersebut mulai dari Rp 2 juta-Rp 4 juta dengan tenor 50 minggu dan angsuran Rp 100.000 per pekan.

Kemudian di wilayah Kuta, rekam jejak keberhasilan pemberdayaan BRI terlihat dari workshop Arum Dalu Sekar milik Nawangsari Setyowati yang merupakan nasabah SME Kanca BRI Kuta. Nawangsari merupakan nasabah yang naik kelas dari KUR kecil sebesar Rp500 juta hingga mendapatkan pembiayaan dengan plafon Rp 2,1 miliar.

Arum Dalu Sekar didirikan pada 1991 dengan 6 karyawan tetap. Karyawan memiliki keahlian dalam berbagai hal, seperti kontrol kualitas, pengepakan, dan komunikasi dengan produsen. Nawangsari bekerja langsung di lapangan dengan lebih dari 12 kelompok produsen yang berbeda dari berbagai ukuran dan di berbagai bidang produksi kerajinan tangan.

Nawangsari mendukung kelompok produsen dengan desain dan ide, dukungan teknis, masalah kontrol kualitas, administrasi, hingga pemasaran. Arum Dalu Sekar mencakup spektrum besar kerajinan Indonesia, seperti aksesoris wanita, perhiasan perak, tenun ikat, batik, fesyen, produk dekorasi interior, produk serat alam, dan peti mati ecodegradable.

Adapun Arum Dalu Sekar juga merupakan anggota Fair Trade Organization yang bertujuan mendukung pembayaran harga wajar serta peningkatan standar sosial dan lingkungan pelaku usaha dan ekosistem bisnisnya.

Ekosistem usaha ini sangat kuat dan produksinya pun menembus pasar global. Produksi Arum Dalu saat ini mayoritas berupa produk kerajinan peti mati ecodegradable yang diekspor ke Inggris, Belanda, dan Australia.

Sebagian besar supplier bahan baku rotan berasal dari Jawa Timur dan merupakan nasabah mikro BRI, sehingga terdapat ekosistem yang terbentuk dari UMKM BRI sendiri.

Selain itu, di Tabanan ada pula nasabah Dana Talangan PARI I Nengah Suarsana yang merupakan nasabah binaan BRI Unit Denbantas Kanca Tabanan. Usaha yang dimiliki Suarsana adalah bidang pertanian sebagai pengepul gabah beras organik.

Usaha yang berlangsung sejak 2000 ini memiliki anggota sebanyak 128 petani dengan hasil produksi 10-20 ton per bulan. Saat ini pinjaman PARI yang diterima Suarsana mencapai sebesar Rp 60 juta dengan tenor satu bulan yang digunakan untuk perputaran modal usaha pertanian.

Selain dana talangan PARI tersebut, Suarsana juga merupakan nasabah Kupedes BRI.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Tantangan UMKM Naik Kelas Makin Besar, BRI Beri Dukungan Ini


(dpu/dpu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading