Ini Peran Industri Batu Bara ke Ekonomi Nasional & Daerah

Market - Eqqi Syahputra, CNBC Indonesia
04 October 2022 11:59
Ilustrasi (Photo by Pixabay from Pexels) Foto: Ilustrasi (Photo by Pixabay from Pexels)

Jakarta, CNBC Indonesia - Industri batu bara merupakan salah satu sumber daya terpenting bagi Indonesia mengingat kontribusinya yang sangat besar bagi pendapatan negara setiap tahunnya.

Pendapatan yang diperoleh dari komoditas ini sangat membantu penerimaan negara yang sempat terganggu dengan pelemahan ekonomi global akibat pandemi. Tercatat penerimaan
negara dari sektor pertambangan mineral dan batu bara (Minerba) membukukan angka Rp 124,4 triliun di 2021. Nilai tersebut mencakup pajak, bea keluar, hingga Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Sementara hingga September 2022, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor minerba mencapai Rp 130 triliun.

Hal tersebut dikatakan Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Tata Kelola Mineral dan Batubara Irwandy Arif karena Indonesia dianugerahi sumber daya yang cukup melimpah. Setidaknya saat ini terdapat ribuan Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) serta 60 perusahaan tambang pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) yang beroperasi di Indonesia.

"Pendapatan negara di sektor pertambangan pada September 2022 sekitar Rp 130 triliun,"ujar Irwandy dalam acara diskusi secara virtual, beberapa waktu lalu.

Dia menegaskan pengelolaan sumber daya alam dapat dilaksanakan secara optimal untuk mendongkrak perekonomian negara. Terutama tanpa mengorbankan aspek sosial, ekonomi dan budaya masyarakat. Oleh karena itu, menurut dia sumber daya alam harus dijaga dan dimanfaatkan seoptimal mungkin. Khususnya untuk kelangsungan kehidupan warga masyarakat saat ini tanpa mengurangi kebutuhan generasi mendatang.

Adapun dalam melakukan kegiatan pertambangan, setiap perusahaan harus dapat melakukan praktik penambangan yang baik serta aturan standar penambangan yang baik dari semua aktivitas penambangan.

Untuk itu, banyak pula perusahaan tambang batu bara yang aktif membantu menguatkan ekonomi warga sekitar tambang. Hal ini bahkan diakui oleh Peneliti INDEF, Nailul Huda. Dia
tidak menampik bahwa komoditas batu bara saat ini sudah berdampak banyak membantu perekonomian daerah warga sekitar tambang.

"Batu bara dan komoditas energi fosil lainnya memang harus kita akui banyak membantu perekonomian nasional, terutama daerah," ujar Nailul saat dihubungi CNBC Indonesia,
Jumat (30/9/2022).



Perusahaan batu bara pun bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk kemajuan ekonomi warga daerah sekitar wilayah pertambangan. Berbagai program pemberdayaan
ekonomi, wirausaha, hingga pengembalian fungsi lahan bekas tambang dilakukan oleh produsen batu bara.

Nailul menilai upaya tersebut menjadi peran perusahaan batu bara untuk membuat ekonomi yang berkelanjutan. Menurutnya penting untuk membangun sumber daya manusia di daerah agar menjadi lebih terampil seperti pemberdayaan ekonomi perempuan.

"Makanya harus dimanfaatkan keuntungan dari batu bara untuk membuat ekonomi yang lebih sustain, misalkan untuk pembangunan sumber daya manusia daerah tambang batu bara ataupun lainnya," jelasnya.

Lebih lanjut, keterampilan yang dikembangkan tersebut memanfaatkan sumber daya yang tersedia di sekitarnya seperti tenun, purun, batok, rotan dan lain-lain dijadikan beragam
produk kerajinan lokal yang dapat dipasarkan, sehingga memberikan manfaat pada ekonomi dan kesejahteraan keluarga.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Breaking: Minyak Anjlok, Batu Bara Ambles, Emas Kian Gemilang


(dpu/dpu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading