Harga Emas Naik Minggu Ini, tapi Jangan Senang Dulu Ya

Market - Tri Putra, CNBC Indonesia
01 October 2022 15:15
Emas batangan Foto: Zlaťáky.cz/Pexels

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks dolar AS yang melemah minggu ini memberikan ruang untuk emas menguat.

Sepanjang pekan ini, harga emas dunia di pasar spot terpantau naik 1,01% ke US$ 1.659,67/troy ons, sedangkan indeks dolar AS yang mengukur kinerja greenback terhadap mata uang lain drop 0,95% ke 112,12.

Namun sebenarnya sejak awal tahun, harga emas terus melorot dan memberikan return sebesar minus 9,23%. Sementara dolar menguat 16,83% secara year-to-date.

Pengetatan moneter secara agresif oleh bank sentral dunia terutama bank sentral negara barat seperti AS, Inggris dan Uni Eropa membuat harga emas tertekan.

The Fed selaku bank sentral AS sudah menaikkan suku bunga acuan sebesar 300 basis poin (bps) menjadi 3,25% sepanjang tahun ini.

Kebijakan the Fed yang agresif membuat dolar AS naik signifikan sehingga emas sebagai salah satu aset pengganti mata uang melemah.

Pengetatan moneter lewat kenaikan suku bunga membuat likuiditas di sistem keuangan yang tadinya melimpah sekarang menjadi kering.

Fed yang sebelumnya agresif 'mencetak uang' untuk memulihkan kembali ekonomi, kini berupaya untuk menarik suplai uang yang beredar di perekonomian untuk menekan inflasi.

Dunia kembali dihadapkan pada kondisi di mana memegang uang kas lebih menguntungkan dibanding memegang aset-aset keuangan. Banyak pihak yang menilai bahwa sekarang kita kembali memasuki kondisi cash is king.

Deputi Gubernur BI Aida S Budiman menjelaskan, dari pengamatan BI, pertumbuhan ekonomi dunia akan semakin menurun di tahun depan, terutama berasal dari negara maju seperti Amerika Serikat (AS), Eropa, dan negara berkembang seperti China.

"Kita kenal istilah higher for longer yang menimbulkan ketidakpastian global dan pasar keuangan, diikuti Eropa. Sehingga mata uang dolar AS mengalami peningkatan tertinggi dalam sejarahnya dan mengalami tekanan cash is the king," jelas Aida.

Ketika orang lebih banyak memilih cash dan bukan sembarang cash melainkan dolar AS, maka hampir bisa dipastikan semua aset keuangan termasuk emas akan dilepas dan harganya turun.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Jurus Perry Warjiyo & BI Jaga Rupiah Dari Amukan Dolar AS


(luc/luc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading