'Kiamat'! Poundsterling Dekati Rekor Terlemah Dalam Sejarah

Market - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
23 September 2022 19:20
FILE PHOTO: British five pound banknotes are seen in this picture illustration taken November 14, 2017. REUTERS/Benoit Tessier/File Photo Foto: Ilustrasi mata uang poundsterling (REUTERS/Benoit Tessier)

Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar poundsterling jeblok melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (23/9/2022). Pemerintah Inggris yang mengumumkan pemangkasan pajak membuat poundsterling terpuruk.

Melansir data Refinitiv, poundsterling jeblok hingga 2,1% ke US$ 1,1019/GBP. Level tersebut merupakan yang terlemah sejak Maret 1985.

Rekor terlemah poundsterling tercatat di US$ 1,0520 yang tercatat pada 26 Februari 1985. Artinya, poundsterling kini berjarak 4,5% dari rekor terlemah tersebut.


Pemerintah Inggris hari ini mengumumkan era baru perekonomian yang berfokus pada pertumbuhan, termasuk pemangkasan pajak serra insentif investasi untuk dunia usaha.

Paul Johnson, direktur Institute for Fiscal Studies, mengatakan pasar terlihat "ketakutan" dengan skala "hadiah fiskal" yang diberikan, apalagi pemangkasan pajak yang dilakukan menjadi yang terbesar dalam setengah abad terakhir.

Poundsterling juga mengalami tekanan setelah bank sentral Inggris (Bank of England/BoE) mengatakan perekonomian sepertinya sudah mengalami resesi.

Di sisi lain, dolar AS sedang kuat-kuatnya setelah bank sentral AS (The Fed) menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin menjadi 3% - 3,25%. Sepanjang tahun ini The Fed sudah menaikkan suku bunga acuannya sebesar 300 basis poin, dan masih akan terus melakukannya hingga tahun depan.

The Fed kini melihat suku bunga akan mencapai 4,6% (kisaran 4,5% - 4,75%) di tahun depan. Artinya, masih akan ada kenaikan 150 basis poin dari level saat ini.
Bahkan, beberapa pejabat The Fed melihat suku bunga berada di kisaran 4,75 - 5% di 2023.

TIM RISET CNBC INDONESIA 


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Rupiah Dekati Rp 15.000/US$, Begini Kondisi Money Changer


(pap/pap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading