Bitcoin Dkk Bergairah Lagi, Sebentar Aja Nih Jangan-jangan?

Market - chd, CNBC Indonesia
23 September 2022 10:20
Ilustrasi/ Bitcoin/Aristya Rahadian Foto: Ilustrasi/ Bitcoin

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga kripto utama cenderung bergairah pada perdagangan Jumat (23/9/2022), meski investor masih cenderung khawatir dengan dampak ekonomi akibat masih agresifnya bank sentral Amerika Serikat (AS).

Melansir data dari CoinMarketCap pada pukul 09:00 WIB, Bitcoin melesat 4,58% ke posisi harga US$ 19.344,49/koin atau setara dengan Rp 290.167.350/koin (asumsi kurs Rp 15.000/US$). Sedangkan untuk Ethereum melonjak 6,1% ke posisi US$ 1.330,77/koin atau Rp 19.961.550/koin.

Sedangkan untuk koin digital (token) alternatif (altcoin) XRP pada hari ini meroket 20,51% menjadi US$ 0,4861/koin (Rp 7.292/koin).


Berikut pergerakan 10 kripto utama pada hari ini.

CryptocurrencyDalam Dolar ASDalam RupiahPerubahan Harian (%)Perubahan 7 Hari (%)Kapitalisasi Pasar (US$ Miliar)
Bitcoin (BTC)19.344,49290.167.3504,58%-1,97%369,59
Ethereum (ETH)1.330,7719.961.5506,10%-9,50%161,91
Tether (USDT)1,0015.000-0,01%0,00%67,95
USD Coin (USDC)1,0015.000-0,02%-0,01%49,90
BNB274,444.116.6003,31%0,66%44,18
XRP0,48617.29220,51%49,58%23,93
Binance USD (BUSD)1,0015.0000,03%0,00%20,52
Cardano (ADA)0,46066.9094,65%-1,29%15,57
Solana (SOL)32,51487.6504,94%-1,43%11,45
Dogecoin0,060149024,93%1,83%7,95

Sumber: CoinMarketCap

Bitcoin kembali menguat ke kisaran US$ 19.000, setelah sehari sebelumnya sempat diperdagangkan di kisaran US$ 18.000.

Sedangkan untuk Ethereum juga kembali diperdagangkan di kisaran US$ 1.300, setelah sehari sebelumnya bergerak di kisaran US$ 1.200.

Sebelumnya, pasar kripto 'tersengat' sentimen dari kenaikan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed).

The Fed resmi menaikkan suku bunga acuannya sebanyak 75 basis poin (bp) dalam kali ketiga beruntun.

Keputusan yang diperoleh dengan suara bulat 12 anggota komite tersebut akan menaikkan suku bunga acuan AS atau Federal Funds Rate (FFR) ke kisaran antara 3% dan 3,25%, level yang terakhir terlihat pada awal 2008.

"The Fed membuka jalan bagi sebagian besar ekonomi dunia untuk melanjutkan kenaikan suku bunga yang agresif yang [berpotensi] menyebabkan resesi global, dan seberapa parahnya akan ditentukan pada berapa lama inflasi turun," kata Edward Moya, analis pasar senior di Oanda, dilansir CNBC International.

Meski pasar kripto cenderung bergairah pada hari ini, tetapi risiko dari perlambatan ekonomi akibat semakin agresifnya The Fed dan bank sentral utama lainnya masih ada, sehingga investor tetap berhati-hati.

"Pasar belum selesai menghadapi risiko, selama The Fed tidak akan mengubah sikapnya dalam waktu dekat," kata Mark Connors, kepala peneliti di perusahaan aset digital Kanada 3iQ, kepada CoinDesk.

Tak hanya The Fed saja, bank sentral Inggris (Bank of England/BoE) dan bank sentral Swiss (Swiss National Bank/SNB) juga menaikkan suku bunga acuannya kemarin. BoE menaikkan kembali suku bunga acuannya untuk ketujuh kalinya.

Sedangkan SNB juga memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuannya sebesar setengah poin persentase atau 50 basis poin kemarin.

Di lain sisi, terkait kasus kebangkrutan Celsius Network, perusahaan pemberi pinjaman kripto tersebut kini terkepung masalah yang tampaknya membuat perusahaan mempertimbangkan rencana untuk mengubah utangnya menjadi token kripto "IOU" (I Owe You).

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Investor Masih Khawatir Inflasi AS, Bitcoin dkk Ambles Lagi


(chd/vap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading