Suku Bunga BI Sudah Naik, Bagusnya Beli Saham Apa Ya?

Market - Romys Binekasri, CNBC Indonesia
23 September 2022 08:20
Karyawan melintas di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (5/7/2022). (CNBC Indonesia/ Tri Susilo) Foto: Layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham Indonesia pada perdagangan kemarin kembali menguat parkir di zona hijau. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 7.218 dengan menguat 30,59 poin atau 0,43% dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Sepanjang perdagangan kemarin, sebanyak 277 saham menguat, 233 terkoreksi, dan 185 lainnya stagnan. Terpantau, tiga dari 11 indeks sektoral melemah, dipimpin oleh sektor teknologi sebesar minus 0,69%.

Adapun investor yang melakukan transaksi sebesar Rp 14,33 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 30,92 miliar saham.


Simak prediksi IHSG beserta rekomendasi saham pilihan dari para broker untuk perdagangan Jumat (23/9/2022).

1. BRI Danareksa Sekuritas

Last Price : 7,218. IHSG diprediksi bergerak mixed cenderung menguat terbatas, Indikator MACD negatif melemah, Indikator Stochastic netral menguat, Indikator RSI netral menguat.

Rekomendasi Saham : 

ELSA - Trading Buy
Trading Range : 320 - 346. Volume transaksi stabil di bawah rata-rata, Indikator MACD negatif menguat, Indikator Stochastic netral konsolidasi, Indikator RSI netral konsolidasi

BRIS - Trading Buy
Trading Range : 1,490 - 1,555. Volume transaksi stabil di bawah rata-rata, Indikator MACD positif menguat, Indikator Stochastic netral konsolidasi, Indikator RSI netral konsolidasi

JPFA - Buy On Weakness
Trading Range : 1,480 - 1,525. Volume transaksi stabil di bawah rata-rata, Indikator MACD negatif melemah berpotensi golden cross, Indikator Stochastic netral konsolidasi, Indikator RSI netral konsolidasi

TPIA - Sell
Trading Range : 2,490 - 2,670. Volume transaksi meningkat di atas rata-rata, Indikator MACD positif melemah, Indikator Stochastic netral konsolidasi, Indikator RSI netral konsolidasi

ACES - Sell
Trading Range : 590 - 675. Volume transaksi meningkat di atas rata-rata, Indikator MACD negatif negatif menguat, Indikator Stochastic netral konsolidasi, Indikator RSI netral melemah menuju oversold

2. Yugen Bertumbuh Sekuritas

Mengakhiri pekan ini IHSG masih terlihat belum beranjak dari rentang konsolidasi. Pola pergerakan masih belum menunjukkan tanda-tanda kekuatan naik yang dapat mengimbangi tekanan turun yang terjadi. Namun, peluang koreksi masih dapat terus dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian terutama untuk saham saham yang berfundamental kuat.

Hari ini IHSG berpotensi melemah yang akan bergerak di kisaran 7.123 hingga 7.273.

Rekomendasi Saham :

- SMRA
- BSDE
- ASRI
- PWON
- CTRA
- ASII
- TLKM
- TBIG
- BBCA

3. Phintraco Sekuritas

IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak pada resistance 7.230, pivot 7.180, support 7.130. Saham-saham komoditas, diperkirakan kembali menjadi penopang IHSG di jelang akhir pekan ini.

Rekomendasi Saham :

- ADRO
- MEDC
- ITMG
- INDY
- PTBA
- HRUM
- INCO
- ANTM

4. Artha Sekuritas

Kenaikan suku bunga Bank Indonesia sebesar 50 bps dianggap baik untuk menyeimbangkan kenaikan suku bunga The Fed untuk menekan inflasi global. Sepanjang hari ini akan dipengaruhi oleh kebijakan kenaikan suku bunga The Fed sebesar 75 bps dan suku bunga Bank Indonesia sebesar 50 bps.

Rekomendasi Saham :

- WIIM
- RALS
- ADRO
- PTBA
- DSNG
- SRTG

5. Binaartha Sekuritas

IHSG menghadapi zona resistance 7.225-7.235 yang mengacu pada analisis Fibonacci Retracement dan diperkirakan melemah secara terbatas ke level 7.165. IHSG berada di 7.150, 7.117 dan 7.065, sementara resistance-nya berada di posisi 7.250, 7.300 dan 7.377.

Rekomendasi Saham :

- BBCA
- BBRI
- CPIN
- EMTK
- GOTO

6. SF Sekuritas

Untuk hari ini IHSG diperkirakan cenderung diliputi sentimen negatif. Pengumuman suku bunga acuan sebesar 50bp memang memberikan dampak bagi rally kemarin. Namun, tren pelemahan Rupiah tidak terbendung dan kini Rupiah sudah memasuki level di atas Rp15.000 per Dollar. Di tengah tren inflasi yang perlahan meningkat dan depresiasi Rupiah, tentu akan membuat tekanan bagi industri-industri yang berorientasi impor. Di sisi lain, pasar diperkirakan masih akan fokus pada saham-saham komoditas seperti batubara dan metal.

Rekomendasi Saham :

-SRTG (Trading Buy. Entry: 2920-2980. Stoploss: <2900. Target 1: 3050. Target 2: 3300)

-BRPT (Trading Buy. Entry: 825-845. Stoploss: <820. Target 1: 875. Target 2: 900)

-SMRA (Trading Buy. Entry: 675-685. Stoploss: <670. Target 1: 700. Target 2: 735)

-ARTO (Buy On Weakness. Entry: 6975-7025. Stoploss: <6625. Target 1: 8000. Target 2: 8575)


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Menu Saham Akhir Pekan, Beli ANTM-ACES dan Jual ASSA-RALS


(vap/vap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading