Pieter Tanuri Makin Serius Terjun ke Bisnis Kripto?

Market - fsd, CNBC Indonesia
14 September 2022 18:20
NFT (Pixabay) Foto: NFT (Pixabay)

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten pengelola klub sepak bola Bali United, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA), kembali melebarkan sayapnya dengan terjun lebih dalam ke industri kripto dan blockchain

Emiten milik pengusaha nasional Pieter Tanuri ini mengumumkan pendirian anak usaha yang diberi nama PT Manusia Masa Depan tanggal 5 Agustus lalu.

Dalam keterangan yang terbit di keterbukaan informasi BEI, Rabu (14/9/2022), Corporate Secretary BOLA Yohanes Ade Bunian Moniaga menyebut bahwa perusahaan baru tersebut 99% sahamnya dimiliki oleh BOLA dengan setoran modal senilai Rp 990 juta.

Yohanes juga menyebutkan meski telah didirikan, perusahaan ini masih belum aktif beroperasi saat ini.

"[PT Manusia Masa Depan] akan bergerak di bidang aktivitas perdagangan dan portal web/platform digital serta pengembangan teknologi blockchain," ungkap Yohanes.

Melalui anak usaha, Yonahes juga menyebut BOLA berencana melakukan investasi di bisnis-bisnis teknologi berbasis blockchain.

Ini bukan merupakan yang pertama kalinya BOLA terjun ke industri kripto. Tahun lalu, perusahaan lewat PT Kreasi Karya Bangsa (United Creative) juga telah aktif mengembangkan bisnis di dunia digital, termasuk blockchain dan kripto.

Jelang akhir tahun lalu United Creative juga telah meresmikan salah satu bisnis barunya dalam bidang NFT, bertajuk Kolektibel.com. Laman web tersebut sudah aktif dan menjual kartu koleksi basket dalam bentuk NFT.

Ekspansi ke segmen digital dan hiburan juga tercermin dari penggunaan dana IPO. Tahun lalu perusahaan menyebut dari porsi jumbo yakni 45,4% dana IPO yang dialokasikan untuk memperkuat struktur permodalan bagi entitas anak, 97,4% disalurkan kepada United Creative.

Pada penutupan perdagangan Rabu (14/9), saham BOLA melemah 0,56% ke harga Rp 352/saham dengan kapitalisasi pasar Rp 2,11 triliun. Sejak awal tahun saham ini jatuh 42% dan dalam setahun terakhir ambles lebih dalam atau mencapai 62%.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Pieter Tanuri Jual Saham Bank Ina Lagi Rp 34 M, ke Salim Grup


(fsd/vap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading