Bank Digital Milik BCA Belum Akan IPO, Ini Alasannya

Market - Romys Binekasri, CNBC Indonesia
14 September 2022 14:05
Paparan publik PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Ist Foto: Paparan publik PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Ist

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih mempertimbangkan untuk melepas saham bank digital, yaitu Bank Digital BCA yang memiliki aplikasi Blu, ke pasar modal melalui penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO).

Meski demikian, Direktur Keuangan BCA Vera Eve Lim mengakui bahwa memang bank digital sangat potensial untuk ke depannya seiring dengan persaingan bisnis antar bank yang memiliki aplikasi digital maupun dengan bank digital.

"Sebetulnya ada banyak hal yang dipertimbangkan, salah satunya dari bank itu sendiri, bank digital hampir satu tahun ini sangat besar," ucapnya dalam Public Expose Live 2022, Rabu (14/9/2022). 

Meskipun ada peluang keuntungan, kata Vera, perseroan akan memperbesar bank digital terlebih dahulu sebelum melepas ke sahamnya ke publik.

"Justru lihat ke depan profit bagus kita akan langsung masuk ke pasar, perekonomian belum ada target, dibesarin dulu banknya," imbuhnya.

Sebagai informasi, Bank Digital milik PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), Blu memiliki sejumlah fitur dalam aplikasinya. Misalnya membuka tabungan hingga 10 macam dalam satu rekening.

Direktur Utama BCA Digital, Lanny Budiati mengatakan, melalui Blu Gather dapat membuat transparansi rekening. Lanny mencontohkan saat melakukan patungan, rekening yang bertindak sebagai bendahara bisa menjadi transparan termasuk memonitor mutasi dan saldo.

Rekening yang menjadi bendahara dapat mengundang teman sebanyak 24 akun untuk ikut setor ke rekening tersebut.

Ada juga fitur Blu Deposit di mana dapat memilih tenor sendiri dari jangka waktu satu hingga 12 bulan. Lanny menjelaskan top-up dapat dilakukan H+6 dari penempatan awal.

Nasabah Blu juga bisa melihat cashflow secara detail dan rapi di aplikasi. Laporan keuangan juga bisa diunduh sampai dua tahun terakhir. Masyarakat bisa membuka akun Blu hanya dengan melalui aplikasi. Dengan begitu bisa membuat rekening tanpa perlu datang ke bank.

Ke depannya Blu juga punya rencana mengembangkan fitur dalam aplikasi. Misalnya kemampuan untuk setor tunai serta integrasi Flazz, yang melengkapi fitur tarik tunai di ATM BCA. Bahkan, ada rencana untuk menghadirkan layanan pinjaman. Rencana tersebut kemungkinan baru dapat terlaksana tahun depan.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kuartal I-2022, Kredit BCA Tumbuh 8,6% Jadi Rp 637,1 T


(vap/vap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading