Foto: Ilustrasi Bursa (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar saham Indonesia pada perdagangan kemarin tersungkur di zona merah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 7.153 dengan melemah 25,48 poin atau minus 0,36%.
Sepanjang perdagangan kemarin, sebanyak 238 saham menguat, sementara 282 terkoreksi, dan 180 lainnya stagnan. Terpantau, tujuh dari sebelas indeks sektoral melemah, dipimpin oleh sektor teknologi sebesar minus 1,65%. Adapun investor yang melakukan transaksi sebesar Rp 12,76 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 27,45 miliar saham.
Jelang akhir pekan ini, IHSGÂ diramal masih melemah. Akan tetapi, bukan berarti nihil saham yang mampu berikan cuan. Simak prediksi IHSG beserta rekomendasi saham pilihan dari sejumlah broker untuk perdagangan Jumat (2/9/2022).
Pasca rilis data perekonomian inflasi yang mencerminkan kondisi perekonomian masih dalam kondisi stabil, maka terlihat pola gerak IHSG juga masih berada dalam kondisi sideways dengan potensi penguatan terbatas. Hari ini IHSG berpotensi menguat 7.002 hingga 7.223.
Indeks DJIA setelah selama 4 hari sebelumnya terjungkal alias turun tajam sebesar 1781,36 poin/5,44%, akhirnya akibat short covering position mengalami technical rebound sebesar 145,9 poin/0,46%.
Selain nasib kurang beruntung dialami Indeks saham teknologi Nasdaq yang kembali turun dihari ke 5 sebesar 86,35 poin/0,26%. Jika kenaikan Indeks DJIA dikombinasikan dengan penguatan EIDO sebesar 0,88% dan penguatan harga Coal sebesar 4,35% berpotensi menjadi katalis pendorong IHSG untuk rebound alias menguat Jumat ini.
Di sisi lain, pihak perlu diwaspadai beberapa sentimen negatif yang muncul diantaranya berlanjutnya kejatuhan harga beberapa komoditas seperti Oil turun dihari ke 3 sebesar 2,81%, CPO turun dihari ke 5 sebesar 3,2%, Gold turun dihari ke 5 sebesar 0,82%, dan Timah turun dihari ke 2 sebesar 3,63% berpotensi menjadi sentimen negatif bagi perdagangan Jumat ini ditengah penantian rencana kenaikan harga BBM bersubsidi (Pertalite & Solar).
IHSG hari ini akan bergerak dikisaran 7.100 hingga 7.188.
Berdasarkan analisa teknikal, IHSG berpotensI melemah terbatas pada rentang 7.110 - 7.225.
Saham Pilihan:
- ADRO - ASII - BMRI
Binaartha Sekuritas
IHSG dapat melemah untuk menguji lagi zona support 7046-7060, karena tertahan oleh resistance 7.200. Saat ini support IHSG di level 7.060, 7.015 dan 6.974, sedangkan level resistance-nya di 7.232, 7.258 dan 7.308.