Waskita Karya Bakal Rights Issue, Terbitkan 8,7 Miliar Saham

Market - Romys Binekasri, CNBC Indonesia
19 August 2022 13:50
Emiten konstruksi BUMN, PT Waskita Karya Tbk (WSKT), telah menerima seluruh dana Penyertaan Modal Negara (PMN) dalam rangka aksi korporasi rights issue  senilai Rp 7,9 triliun. Perseroan menargetkan jumlah dana yang ditargetkan sebesar Rp11,96 triliun. Foto: PT Waskita Karya Tbk (WSKT). (Dok. Waskita)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) berencana melakukan penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue, melalui mekanisme Penawaran Umum Terbatas III (PUT III).

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), perseroan berencana melakukan Penawaran Umum Terbatas III dengan HMETD yang diberikan kepada para pemegang saham menerbitkan saham sebanyak-banyaknya 8.722.695.331 saham seri B dengan nilai nominal Rp 100 per saham.

"Adapun rencana penambahan modal dengan HMETD tersebut akan dilakukan secara Tunai. Jumlah saham Seri B yang akan diterbitkan akan disesuaikan dengan keperluan dana perseroan," tulis manajemen, dikutip Jumat (19/8/2022).

Dalam hal terjadi perubahan jumlah maksimum saham yang akan diterbitkan, perseroan akan mengumumkannya bersamaan dengan panggilan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yaitu pada tanggal 02 September 2022 mendatang.

Adapun ketentuan-ketentuan PUT III, termasuk harga pelaksanaan final dan jumlah final atas saham Seri B yang akan diterbitkan, akan diungkapkan dalam Prospektus yang diterbitkan dalam rangka PUT III, yang akan disediakan bagi para pemegang saham Perseroan yang berhak pada waktunya, sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

Dana yang diperoleh dari hasil PUT III ini setelah dikurangi biaya-biaya seluruhnya akan digunakan untuk penyelesaian proyek jalan tol, modal kerja dan indirect cost (bunga, pajak, dan biaya administrasi) proyek konstruksi serta investasi pengembangan entitas anak perseroan.

Rencana PUT III tersebut diharapkan akan memengaruhi kemampuan perseroan untuk memperkuat struktur permodalan dalam rangka melanjutkan proses konstruksi pada proyek berjalan dan meningkatkan kinerja Perseroan serta peruntukan lainnya yang mendukung pertumbuhan bisnis Perseroan, sehingga akan berpengaruh positif terhadap kondisi keuangan Perseroan.

Bagi pemegang saham perseroan yang tidak menggunakan haknya untuk memesan efek terlebih dahulu dalam PUT III, maka pemegang saham tersebut akan terkena dilusi atas persentase kepemilikan saham Perseroan maksimum sebesar 23,24%.

Simak jadwal waktu rights issue WSKT sebagai berikut:

Pemberitahuan kepada OJK perihal rencana RUPSLB : 10 Agustus 2022

Pengumuman perihal rencana RUPSLB dan Keterbukaan Informasi mengenai PUT III: 18 Agustus 2022

Tanggal daftar pemegang saham yang berhak mengikuti RUPSLB : 1 September 2022

Pemanggilan RUPSLB : 2 September 2022

Penyelenggaraan RUPSLB : 26 September 2022


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Waskita Tawarkan Ruas Tol yang Didanai PMN, Siapa Minat?


(vap/vap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading