Bukan Singapura, Ini Tempat Persembunyian Surya Darmadi

Market -  Romys Binekasri, CNBC Indonesia
16 August 2022 09:33
Tersangka kasus dugaan korupsi lahan sawit PT Duta Palma dengan kerugian Rp 78 triliun, Surya Darmadi (kemeja putih-tengah) tiba di gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (15/8/2022). Kepulangan Surya Darmadi ke Tanah Air untuk menghadiri pemeriksaan atas kasusnya. (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki) Foto: Tersangka kasus dugaan korupsi lahan sawit PT Duta Palma dengan kerugian Rp 78 triliun, Surya Darmadi (kemeja putih-tengah) tiba di gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (15/8/2022). Kepulangan Surya Darmadi ke Tanah Air untuk menghadiri pemeriksaan atas kasusnya. (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pendiri PT Duta Palma Surya Darmadi kini berstatus sebagai tersangka tersangkut kasus dugaan korupsi lahan sawit dengan kerugian Rp 78 triliun. Saat ini Ia sudah berada di Indonesia untuk menjalani proses hukum.

Berdasarkan pernyataan kuasa hukumnya, yaitu Juniver Girsang, dugaan Surya Darmadi di negara Singapura ternyata salah. Sebelum mendarat ke Jakarta, Surya Darmadi berangkat dari Taipei, Taiwan.

"Kami baru dapat informasi, beliau terbang tadi pagi dari Taipei China (Taiwan)," ujarnya di gedung Kejagung Jakarta, Senin (15/8/2022).

Terakhir beredar kabar bahwa selama ini dirinya berada di negara Singapura. Nantinya pihaknya akan mengkonfirmasi hal tersebut kepada Surya Darmadi. Juniver menyebut, saat ini Surya Darmadi juga sedang melakukan perawatan.

"Nanti kami akan konfirmasi sebelum ke China dimana keberadaannya. Perlu catatan bahwa beliau dalaam perawatan dokter. Tapi beliau punya itikad baik walau dalam perawatan saya akan mengikuti proses," ungkapnya.

Selain itu, Juniver juga menepis tuduhan selama ini bahwa Surya Darmadi kabur dan menjadi buronan hukum Indonesia. Menurutnya, dengan memenuhi panggilan ini artinya Surya Darmadi dapat bekerjasama kooperatif sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Ada informasi selama ini dia kabur itu tidak benar terbukti setelah di panggil dia menerima panggilan kemudian dia berkoordinasi dengan kami. Kemudian kami himbau kepada beliau untuk hadir membela diri. Sekali lg dengan kehadiran ini buktikan bahwa klien kami sangat kooperatif dan nantinya mengikuti proses," tegasnya.

Juniver menambahkan, terkait beberapa kali Surya Darmadi mangkir dari panggilan, karena selama ini kliennya tinggal di luar negeri. Begitu mendapat kabar panggilan hukum dari Indonesia, kliennya langsung menghubungi dirinya untuk memberikan bantuan hukum.

"Beliau selama ini tinggal di luar negeri. Baru mengetahui ada pemanggilan kemudian beliau menghubungi kami. Kemudian datang untuk membela diri. Anda harus hadir dan saya siap memberi bantuan hukum sepanjang dia hadir di Indonesia. Kalau di luar tentu saya tak bisa membela dirinya dan tak mengetahui duduk masalah," tuturnya.

Sementara, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menjelaskan, terkait kabar yang simpang siur mengenai keberadaannya, pihaknya masih melakukan pemeriksaan secara mendalam. Namun, Ia menegaskan memang tersangka Surya Darmadi telah dicekal.

"Keberadaan di Bali sampai saat ini tidak tahu tentang itu karena yang bersangkutan telah dicekal, tapi tetap akan kami dalami apa mengapa mereka berada," ucapnya.

"Kami melakukan pemanggilan atas tersangka di Singapura dan suratnya diterima oleh tersangka, maka tersangka mengajukan permohonan pada kami tapi nggak tau dimana tersangka berada. Pemanggilan tapi di Singapura," jelasnya.

Saat ini, Burhanuddin menambahkan, pihaknya segera melakukan pemeriksaan mendalam dan sore ini akan dilakukan penentuan dimana tersangka Surya Darmadi akan ditahan. Selain itu, karena tersangka juga sedang melakukan proses perkara di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejagung juga akan bekerjasama dengan pihak KPK.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Surya Darmadi Pelaku Korupsi Terbesar, Tiba di RI Hari Ini


(hps/hps)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading