Bank Mandiri Sasar 3,6 Juta UMKM Melek Digital Lewat QRIS

Market - Eqqi Syahputra, CNBC Indonesia
16 August 2022 09:28
Surya Darmadi Tiba di Indonesia, Kejagung Segera Lakukan Penahanan (CNBC Indonesia TV) Economic Update 2022

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) telah memberikan solusi digital untuk sektor UMKM melalui QRIS, untuk memudahkan transaksi digital. Solusi ini memberikan dampak signifikan, hingga Juli 2022 sudah ada 3,6 juta nasabah yang UMKM yang terdaftar program QRIS.

Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri, Aquarius Rudianto mengatakan adanya solusi digital QRIS dari Bank Mandiri kepada UMKM, pedagang dipermudah dalam segala hal yang berkaitan dengan transaksi keuangan.

"Bisa digunakan mereka sebagai main transaction account-nya, sehingga pedagang bisa dengan mudah memonitor hasil mutasi penjualannya, juga mereka dapat memantau kewajiban pembayaran baik kepada supplier maupun kepada retribusi pengelola pasar," ujarnya dalam Economic Update CNBC Indonesia, Senin (15/8/2022).


Untuk pasar tradisional, Bank Mandiri saat ini telah memiliki Livin' Pasar yang mencakup 61 pasar dengan target 83 ribu di 18 provinsi. Solusi yang ditawarkan dari Livin' pasar bersifat cepat, mudah, dan aman dengan nominal transaksi sesuai kebutuhan.

Aquarius menambahkan, program ini sesuai dengan program dari beberapa kementerian, seperti Kementerian Perdagangan, Kementerian BUMN, dan Bank Indonesia terkait percepatan digitalisasi transaksi di pasar.

"Bank Mandiri akan terus mengembangkan (cakupan program ini) menjadi 400 pasar di seluruh provinsi di Indonesia pada kuartal III-2022," jelasnya.

Bank Mandiri sendiri beberapa waktu lalu bersama dengan beberapa kementerian telah meluncurkan program digitalisasi di pasar Beringharjo, Yogyakarta, dan pasar Caringin, Bandung.

"Bank Mandiri secara terus menerus mendorong baik pedagang dan pembeli untuk menggunakan transaksi digital di pasar. Oleh karena itu kita menyiapkan program insentif bagi pedagang maupun buyer supaya ke depan ini sudah menjadi habit untuk percepatan program digitalisasi pasar di Indonesia," tutup Aquarius.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Top! Asing Borong Rp 1,08 T, Saham BMRI Melesat 8,81%


(rah/rah)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading