Tak Terbendung, Masihkah Saham BUMI Memanas Hari Ini?

Market - Dwitya Putra, CNBC Indonesia
10 August 2022 08:35
Infografis, Para penguasa Batubara Terbesar RI Foto: Infografis/ Para penguasa Batubara Terbesar RI/ Edward Ricardo

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dalam beberapa hari terakhir tercatat mengalami penguatan signifikan. Terakhir, pada perdagangan kemarin harga saham BUMI kembali melonjak Rp 27 (23,89%) ke Rp 140.

Kenaikan tersebut seiring tingginya antusias investor dalam membeli saham BUMI. Tercatat pada perdagangan kemarin volume saham bumi mencapai 82,53 juta lot dengan nilai transaksi mencapai Rp 1,06 triliun.

Mengutip data RTI, Rabu (10/8/2022), dengan kenaikan tersebut, tercatat saham BUMI telah menguat secara YTD hingga 108,96% dan 141,38% dalam 1 tahun terakhir.


Apakah saham BUMI masih bisa naik lagi hari ini? Seperti diketahui, kabar positif terus menyelimuti saham BUMI, mulai dari lonjakan harga batu bara, kinerja yang positif hingga pembayaran utang senilai sebesar US$ 731,3 juta secara tunai.

Harga batu bara sendiri tercatat kembali terbang pada perdagangan Selasa (9/8/2022), harga batu kontrak September di pasar ICE Newcastle ditutup di US$ 375 per ton. Harga batu bara melesat 4,02% dibandingkan hari sebelumnya.

Manajemen Bumi pun optimistis dapat meningkatkan kinerjanya secara signifikan tahun ini, meskipun masih terdapat berbagai tantangan, baik global maupun domestik, yang bisa mempengaruhi pemulihan ekonomi nasional.

Sekedar informasi, pada tahun lalu BUMI berhasil membukukan pendapatan US$ 1,01 miliar. Jumlah ini naik 27,6% jika dibandingkan dengan perolehan tahun sebelumnya USD 790,4 juta.

Dengan pertumbuhan pendapatan tersebut, BUMI berhasil mencetak laba komprehensif tahun berjalan sebesar USD 223,4 juta, setelah sebelumnya sempat mengalami kerugian pada 2020 sebesar USD 337,4 juta.

Adapun rata-rata harga jual batu bara BUMI tercatat mengalami kenaikan dari USD 44,2 per ton pada 2020, menjadi USD 67,4 per ton pada 2021.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Harga Batu Bara Longsor, Saham BUMI Masih Menguat 2% Lebih


(dpu/dpu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading