Green Economic Forum 2022

Topang Ekonomi Digital, Bisnis Menara Masih Menjanjikan

Market - Khoirul Anam, CNBC Indonesia
30 June 2022 16:01
Tekan Emisi Karbon Lewat Kolaborasi Teknologi Bisnis Menara TOWR (CNBC Indonesia TV) Foto: Tekan Emisi Karbon Lewat Kolaborasi Teknologi Bisnis Menara TOWR (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), Indra Gunawan optimis industri menara masih sangat potensial dan menjanjikan. Hal ini mengingat kontribusi menara dalam mendukung perkembangan teknologi digital sangatlah besar.

"Jadi ini industri menara merupakan industri pendukung dalam konteks teknologi. Jadi kita yakin ke depan industri menara ini masih sangat baik," kata dalam acara Green Economic Forum 2022 yang diadakan CNBC Indonesia, Kamis (30/6/2022).

Selain itu tambahnya, jika melihat secara luas, masih banyak area-area yang memerlukan infrastruktur telekomunikasi. Sehingga bukan tidak mungkin ke depan industri ini masih sangat potensi tumbuh secara berkelanjutan.


"Kalau kita bicara di nusantara dari sabang Merauke itu kita melihat bahwa untuk sampai penetrasi ke seluruh masyarakat Indonesia, masih banyak area-area yang memerlukan infrastruktur telekomunikasi," jelasnya.

Terlebih Ia mengungkapkan, saat ini semua pihak sangat fokus dengan digital ekonomi, karena teknologi digital dinilai akan memberikan dampak luar biasa terhadap pertumbuhan ekonomi.

Bahkan beberapa penelitian, analis, mengatakan teknologi digital memiliki value atau nilai yang sangat besar. Selain itu, platform digital ekonomi tambahnya akan memerlukan internet dan telekomunikasi.

Jika dibandingkan dengan beberapa negara, seperti Amerika, Eropa, diperkirakan, Indonesia masih butuh 2 hingga 3 kali lipat jumlah menara yang sekarang ada untuk bisa mendapatkan kualitas internet atau wireless yang baik seperti beberapa negara yang lain.

"Bahwa the biggest portion internet di Indonesia ini didukung oleh wireless dan itu memerlukan menara. Jadi kita yakin ke depan industri menara ini masih sangat baik. Kemudian rasio, berapa rasio yang digunakan sebagai alat ukur, rasio jumlah menara di Indonesia dibandingkan dengan jumlah penduduk," tutupnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Masih Mahal, TOWR Ungkap Tantangan Penggunaan EBT


(dpu/dpu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading