Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini, Minat Borong?

Market - Romys Binekasri, CNBC Indonesia
14 June 2022 10:15
Emas Antam Foto: Emas Antam

Jakarta, CNBC Indonesia - Logam mulia emas masih menjadi aset investasi yang menarik saat kondisi perekonomian dunia sedang bergejolak. Sebab, emas merupakan aset investasi berisiko rendah dan cocok bagi investor yang ingin mengalokasikan dananya secara jangka panjang.

Pada perdagangan hari ini, emas batangan milik PT Aneka Tambang Tbk alias Antam turun Rp 10.000/gram, sehingga dibanderol di harga Rp 986 ribu/gram dari Rp 996 ribu/gram pada perdagangan hari sebelumnya.

Begitu juga dengan harga buyback (harga yang digunakan ketika menjual emas kembali) turun Rp 18.000/gram dari sebelumnya Rp 878 ribu/gram menjadi Rp 860 ribu/gram.

Berdasarkan data di situs Antam logammulia.com, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp 543 ribu, 2 gram Rp 1,912 juta, 3 gram Rp 2,843 juta, 5 gram Rp 4,705 juta, 10 gram Rp 9,355 juta, 25 gram Rp 23,262 juta, dan 50 gram Rp 46,445 juta.

Emas dunia tertekan oleh indeks dolar (yang mengukur greenback dengan enam mata uang utama lainnya) yang mencapai puncak dalam 20 tahun.

Tingginya dolar didukung oleh kekhawatiran perlambatan ekonomi global dan ekspektasi kenaikan suku bunga yang lebih agresif oleh bank sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed). Tingginya dolar membuat emas yang dihargai dengan greenback menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

"Tidak ada perdagangan aman di mana pun, jadi emas akan dilikuidasi. Ada koreksi besar-besaran yang terjadi, dan ketika volatilitas menjadi setinggi itu, Anda tidak dapat menemukan keamanan atau kenyamanan di mana pun," kata Phillip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures di Chicago.

Data inflasi yang lebih panas dari perkiraan membuat para pedagang melihat kemungkinan suku bunga The Fed akan naik 75 basis poin dalam pertemuan The Fed minggu ini.

"Pelepasan cepat dalam emas menyoroti tarik-menarik saat ini antara pendorong harganya, dengan inflasi yang kuat diimbangi oleh taruhan untuk respons kebijakan yang agresif," kata JP Morgan dalam sebuah catatan.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Meski Stagnan, Harga Emas Pekan Ini Tetap Kinclong


(vap/vap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading