IHSG Nyerah, Drop 1,34% karena Tekanan Jual Investor Asing

Market - Putra, CNBC Indonesia
10 June 2022 15:29
Suasana Bursa Efek Indonesia (BEI).  (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan terakhir pekan ini dengan koreksi di zona merah. IHSG melemah 1,34% ke level 7.086,65. IHSG terlempar dari level psikologis 7.100. Asing net sell Rp 360 miliar di pasar reguler.

Indeks konsisten bergerak di zona negatif sejak awal perdagangan dibuka dengan level terendah di 7.051 dan tertinggi di 7.160. Saham paling banyak dilepas asing adalah BBNI dan BBCA dengan net sell masing-masing Rp 235 miliar dan Rp 116 miliar.

Namun asing memborong saham BMRI dan BBRI dengan nilai net buy masing-masing Rp 230 miliar dan Rp 58 miliar.


Mayoritas bursa saham Asia bergerak di zona merah pada perdagangan hari ini. Hanya indeks Shang Hai Composite yang selamat dari koreksi dengan apresiasi 1,42%.

Semalam tiga indeks saham acuan Wall Street kembali terbenam di zona merah. Dow Jones Industrial Average (DJIA), S&P 500, dan Nasdaq Composite anjlok 1,94%, 2,38%, dan 2,75%.

Sejumlah sentimen yang perlu dicermati pada perdagangan hari ini antara lain hasil rapat bank sentral Uni Eropa (European Central Bank/ECB).

Presiden Christine Lagarde dan kolega tetap mempertahankan suku bunga acuandeposit rate-0,5%. Suku bunga acuan berada di teritori negatif sejak 2014.

Namun nadahawkishsangat kentara dalam rapat kali ini. Program pembelian aset aliasquantitative easingakan berakhir pada 1 Juli, dan dalam rapat 21 Juli mulai menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps.

Dalam proyeksi terbarunya, ECB memperkirakan inflasi di Zona Euro pada 2022 mencapai 6,8%. Naik ketimbang proyeksi sebelumnya yakni 5,1%.

Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (9/5/2022). (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)Foto: Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (9/5/2022). (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Apes! 16 Saham Ini Kena ARB Saat IHSG Anjlok 1% Lebih


(trp/trp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading