Begini Proses Semen Baturaja Masuk Holding Semen Indonesia

Market - Teti Purwanti, CNBC Indonesia
09 June 2022 17:15
Dok: Semen Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) menjadi satu-satunya emiten semen milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang belum masuk ke dalam holding semen BUMN PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR).

Oleh karena itu, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (Wamen BUMN) Kartika Wirjoatmodjo mengatakan pemerintah berencana meng-inject-kan porsi saham pemerintah ke Semen Indonesia.

"Semen Baturaja ini perusahaan di luar holding semen, kami sudah sepakat akan inject-kan ke Semen Indonesia, melalui right issue seperti saat meng-inject Pegadaian dan PNM ke BRI," jelas Tiko dalam paparan kepada Komisi VI-DPR, dikutip Kamis (9/6/2022).


Meski begitu, yang unik menurut Tiko, Semen Baturaja juga merupakan perusahaan publik, jadi cukup kompleks untuk bisa masuk holding.

"Karena butuh persetujuan RUPS dari kedua belah pihak, namun kami masih optimis terlaksana, pada kuartal III tahun ini," kata Tiko.

Untuk diketahui, SIG atau Semen Indonesia akan melakukan Rights Issue dengan inbreng Semen Baturaja pada Semen Indonesia melalui skema Rights Issue. Saat ini kepemilikan pemerintah di SIG mencapai 51,01% yang tidak akan berubah porsi meski pasca privatisasi.

Di sisi lain, Direktur Utama Semen Indonesia Dony Arsal mengatakan, inisiatif rights issue ini berasal dari pemerintah bukan dari perusahaan. Hal ini terkait dengan Semen Baturaja yang belum masuk ke dalam holding Semen Indonesia Grup.

Di mana, skema yang diambil adalah dengan mengalihkan kepemilikan pemerintah pada Semen Baturaja kepada Semen Indonesia.

"Karena kita perusahaan publik maka harus equal treatment, makanya harus rights issue, dari Semen Baturaja sebenarnya nggak butuh uang. Jadi nanti pemerintah menyetor sahamnya dan publik bisa berpartisipasi atau tidak," katanya dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (24/5/2022).

Dia menjelaskan kepemilikan pemerintah yang akan diserahkan kepada Semen Indonesia sebesar 25%. Dony juga menjelaskan setelah proses ini dilakukan pihaknya akan melakukan perbaikan kinerja Semen Baturaja.

Dony juga menjelaskan setelah rights issue dilakukan tidak diadakan tender offer, karena pemegang saham tertinggi dikontrol oleh pemerintah. Rencananya aksi ini juga akan dilakukan pada 2022 ini.

"Rencana transaksi terjadi di Q4 2022," katanya.

Menteri BUMN Erick Thohir juga sudah menyebutkan Semen Indonesia merupakan salah satu perusahaan negara yang akan melakukan rights issue pada tahun ini.

Hal ini dilakukan dalam rangka konsolidasi bisnis dengan PT Semen Baturaja Tbk (SMBR). Dan diharapkan dapat mendorong peningkatan penjualan untuk ekspor.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Semen Indonesia (SMGR) Bagi Dividen Tunai Rp 1,02 Triliun


(vap/vap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading