Harga Minyak Nanjak, Sudah di Atas US$ 120/Barel

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
06 June 2022 07:54
Suasana antrian pengemudi motor untuk mengisi BBM di SPBU Pertamina Kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu, (30/3/2022). (CNBC Indoneia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga minyak dunia melesat pada perdagangan pagi hari ini. Baik brent maupun light sweet harganya naik lebih dari 1%.

Pada Senin (6/6/2022) pukul 06:32 WIB, harga minyak jenis brent berada di US$ 121,47/barel. Naik 1,46% dari posisi penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Sedangkan yang jenis light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) harganya US$ 120,51/barel. Bertambah 1,38%.


Sebelumnya, OPEC+ sepakat untuk menambah pasokan minyak. Negara-negara pengekspor minyak utama itu bersedia menggenjot produksi dengan menambah 648.000 barel/hari pada Juli dan Agustus. Awalnya, penambahan produksi adalah 432.000 barel/hari.

Namun penambahan itu kurang ampuh untuk mengerem laju kenaikan harga si emas hitam. Pasalnya, permintaan sedang tinggi karena Bumi belahan utara (northern hemisphere) telah memasuki musim panas. Biasanya permintaan energi sedang tinggi-tingginya karena peningkatan penggunaan penyejuk ruangan dan perjalanan akibat musim liburan.

Plus, permintaan di China juga bakal meningkat. Setelah dua bulan 'digembok', Shanghai mulai membuka diri pada 1 Juni lalu karena kasus Covid-19 yang melandai.

Untuk menekan harga minyak yang kemudian berdampak kepada mahalnya harga BBM, Presiden Amerika Serikat (AS) Joseph 'Joe' Biden berencana berkunjung ke Arab Saudi untuk bertemu dengan Putra Mahkkota Mohammed bin Salman. Gara-gara harga BBM, inflasi di Negeri Paman Sam melesat ke lebih dari 8%.

"Kami memang tidak bisa mengambil langkah cepat untuk menurunkan harga BBM. Kami kami bisa memberikan kompensasi kepada para keluarga yang terdampak," kata Biden, seperti dikutip dari Reuters.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Breaking News: Harga Minyak Anjlok ke Bawah US$ 100/Barel


(aji/aji)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading