Menilik 9 Saham Pendatang Baru di Papan Utama Bursa Saham

Market - chd, CNBC Indonesia
25 May 2022 16:00
Seorang karyawan mengambil gambar pergerakan Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (21/3/2018). IHSG pada perdagangan Rabu (21/3/2018) dibuka menguat 0,27% ke  6.260,18 poin dari penutupan kemarin di 6.243,57 poin. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan ada sembilan saham yang berpindah dari Papan Pengembangan ke Papan Utama pada Senin (22/5/2022) lalu.

Perubahan penempatan papan pencatatan ini akan berlaku sejak 31 Mei 2022. Apabila ada hal/peristiwa tertentu yang terjadi pada perusahaan tercatat sebelum tanggal efektif pindah papan, pihak bursa berwenang melakukan perubahan atas pengumuman ini.

Sebagai informasi, saat ini ada tiga papan pencatatan yang ada di bursa saham domestik yaitu Papan Utama, Papan Pengembangan dan Papan Akselerasi.


Mengacu pada Panduan Go Public BEI, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh perusahaan agar bisa masuk ke papan utama.

Perusahaan di Papan Utama haruslah memiliki core business yang sama kurang lebih 36 bulan atau 3 tahun.

Perusahaan yang sahamnya tercatat di Papan Utama juga harus membukukan laba usaha 1 tahun buku terakhir. Laporan keuangan perusahaan yang sahamnya tercatat di Papan Utama harus merilis laporan keuangan auditan lebih dari sama dengan 3 tahun dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 2 tahun terakhir.

Aktiva berwujud bersih perusahaan di Papan Utama juga minimal senilai Rp 100 miliar. Dari sisi pemegang saham, jumlah pemegang saham perusahaan yang tercatat di Papan Utama harus memiliki setidaknya 1.000 pemegang saham.

Berikut ini adalah daftar saham yang sebelumnya masuk ke dalam Papan Pengembangan pindah ke Papan Utama: 

  • PT Asuransi Jasa Tania Tbk (ASJT)
  • PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA)
  • PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)
  • PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR)
  • PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP)
  • PT Surya Pertiwi Tbk (SPTO)
  • PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE)
  • PT Transkon Jaya Tbk (TRJA)
  • PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI)

Jika dilihat dari volume transaksi ke-9 saham yang berpindah ke Papan Utama, secara rata-rata memang mencapai jutaan lembar saham selama sepekan terakhir.

Saham Papan Utama

Dari ke-9 saham tersebut, saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) menjadi yang terbesar volume transaksinya selama sepekan terakhir, yakni mencapai 789,1 juta lembar saham.

Kemudian di posisi kedua terdapat saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang volume transaksinya mencapai 401,5 juta lembar saham.

Sedangkan saham yang mencatatkan volume transaksi paling kecil ada di saham PT Asuransi Jasa Tania, di mana volume transaksinya hanya mencapai 311.400 lembar saham dalam sepekan terakhir.

Perbedaan Papan Utama, Papan Pengembangan, dan Papan Akselerasi
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading