Harga Emas Berkilau Cemerlang Jelang Akhir Pekan

Market - Maesaroh, CNBC Indonesia
20 May 2022 18:50
Peleburan emas

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas melanjutkan tren penguatan. Pada perdagangan Jumat (20/5/2022) pukul 17:20 WIB, harga emas dunia di pasar spot berada di US$ 1.846,55 per troy ons, menguat tipis 0,26%. Tetapi dalam sepekan,kinerja emas cukup cemerlang. 

Sejak pekan lalu, harga emas bergerak sangat volatile. Emas biasanya melemah di perdagangan pagi sebelum menguat di perdagangan siang. Dalam sepekan, harga emas masih menguat 1,95% secara point to point. Dalam sebulan, harga emas melemah 5,38% sementara dalam setahun longsor 1,79%.


Menguatnya harga emas dipengaruhi meningkatnya kekhawatiran akan resesi di Amerika Serikat (AS). Kekhawatiran muncul karena inflasi terus melonjak sementara di sisi lain klaim awal tunjangan pengangguran meningkat.

Di April, inflasi AS mencapai 8,3% (year on year/yoy) atau masih berada di level tertinggi selama 40 tahun. Sementara itu, Departemen Tenaga Kerja AS  melaporkan klaim awal tunjangan pengangguran mencapai 218 ribu untuk pekan yang berakhir pada 14 Mei. Jumlah tersebut naik 21.000 dan menjadi yang tertinggi sejak Januari tahun ini.

"Resesi tengah tengah menjadi kekhawatiran di Amerika Serikat. Kondisi tersebut membantu pergerakan emas," tutur Stephen Innes dari SPI Asset Management, seeprti dikutip Reuters. 

Sebagai catatan, emas merupakan aset aman dan banyak dicari investor saat kondisi perekonomian memburuk.

Penguatan emas juga didukung mulai meredanya pergerakan dollar Amerika Serikat (AS) dan yield surat utang pemerintah AS setelah berlari kencang dua pekan terakhir.

Pada perdagangan Jumat (20/5/2022), dollar indeks memang menguat tipis 0,09% ke level 102,82. Namun, level tersebut tetap lebih rendah dibandingkan pekan lalu di kisaran 104.
Yield surat utang AS juga menguat 0,8% ke level 2,86%. Namun, level tersebut sudah lebih rendah dibandingkan pekan lalu yang menyentuh 2,9%.

"Dollar AS melemah dan yield juga menurun. Ini adalah kabar baik bagi pergerakan emas," tutur Edward Moya, analis dari OANDA seperti dikutip Reuters.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Siap-Siap! Emas Akan Bikin Kejutan di Tahun Ini, Baca nih...


(mae/mae)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading