Breaking News: Harga Emas Sentuh Rekor Terendah 3 Bulan

Market - Maesaroh & Maesaroh, CNBC Indonesia
13 May 2022 07:17
Pekerja menata perhiasan emas di toko emas Kawasan Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Jumat (11/3/2022). Harga emas dunia bergerak melemah pada perdagangan hari ini.  (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki) Foto: Ilustrasi Perhiasan Emas (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas terus turun bahkan menyentuh rekor terendah dalam tiga bulan lebih. Pada perdagangan Jumat (13/5/2022) pukul 06:36 WIB, harga emas dunia di pasar spot berada di US$ 1.818,93 per troy ons. Melemah 0,15%.

Level harga tersebut adalah yang terendah sejak 4 Februari 2022 yakni US$ 1.807,49 per troy ons atau lebih dari tiga bulan terakhir. Dalam sepekan, harga emas sudah terkoreksi 3,4% secara point to point. Dalam sebulan, harga emas juga melemah 7,8%.

Kembali melemahnya emas dipicu penguatan dolar Amerika Serikat (AS). Berdasarkan data Refinitiv, Indeks dolar AS kembali menyentuh 104,75 pada Kamis pukul 06:48 WIB, masih berkutat di rekor tertingginya sejak dua dasawarsa yang berada di kisaran 104,49.

"Dolar menguat dan pasar juga khawatir bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga secara agresif. Ini akan terus memukul harga emas," tutur Bart, seperti dikutip dari Reuters.

Penguatan dollar AS dipicu oleh ekspektasi pasar akan kenaikan suku bunga acuan The Fed sebesar 50 bps pada Juni mendatang menyusul masih tingginya inflasi di AS pada April. Negara Paman Sam mencatatkan inflasi sebesar 8,3% (year on year/YoY) di bulan April. Meskipun lebih rendah dibandingkan Maret (8,5%) tetapi masih jauh di atas target The Fed yang ada di kisaran 2%.

"Penguatan dollar AS membuat emas ada dalam zona bahaya. Jika emas anjlok ke level US$ 1.800 harganya bisa terus anjlok hingga ke kisaran US$ 1.750. Emas sulit menawarkan daya tarik selama pergerakan dollar AS sangat kuat," tutur Edward Moya, analis dari OANDA.

Moya menambahkan ekspektasi pasar terkait kenaikan suku bunga acuan The Fed dan kondisi pasar yang tengah risk off menyulitkan emas untuk melaju apalagi menembus level US$ 1.900.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Harga Emas Catat Rekor Tertinggi dalam 2 Minggu


(mae/mae)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading