Breaking News: Harga Minyak Ambrol, Turun Sampai 6%

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
10 May 2022 07:09
Pengendera antre mengisi bahan bakar minyak (BBM) di rest area Km 294B, Jalan Tol Pejagan-Pemalang,Tegal, Jawa Tengah.  PT Pertamina (Persero) saat ini menyiapkan fasilitas pengisian BBM tambahan selama arus mudik lebaran 1443 H, hal itu untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik 2022. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga minyak dunia anjlok pada perdagangan pagi ini. Apa penyebabnya?

Pada Selasa (10/5/2022) pukul 06:53 WIB, harga minyak jenis brent berada di US$ 105,94/barel. Turun 5,74% dari posisi penutupan hari sebelumnya.

Sedangkan yang jenis light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) harganya US$ 103,09/barel. Berkurang 6,09%.


Sepertinya pelaku pasar merespons negatif perkembangan dari China. Saat negara-negara lain, termasuk Indonesia, sudah membuka diri, China masih saja menerapkan karantina wilayah (lockdown) akibat pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19).

"Lockdown akibat Covid-19 di China berdampak negatif terhadap pasar minyak. Akibatnya, terjadi aksi sell-off (jual massal)," tegas Andrew Lipow, Presiden Lipow Oil Associated yang berbasis di Houston (Amerika Serikat/AS), seperti dikutip dari Reuters.

Lockdown membuat permintaan minyak di Negeri Panda turun. Pada empat bulan pertama 2022, impor minyak China turun 4,8% menjadi 170,89 juta ton dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Di Shanghai, lockdown telah berlangsung selama sekitar enam minggu. Tidak hanya di Shanghai, lockdown juga sudah diterapkan di sejumlah distrik di ibu kota Beijing.

Lockdown di dua kota terbesar China berdampak negatif terhadap perekonomian. Pada April 2022, ekspor China turun 3,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Ini adalah laju terlemah sejak Juni 2020.

TIM RISET CNBC INDONESIA

Artikel Selanjutnya

Harga Minyak Ambruk, Ada yang Turun 2% Lebih!


(aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading