Dolar Lagi Tinggi, Kayaknya Rugi Pegang Emas

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
04 May 2022 07:00
Pekerja menata perhiasan emas di toko emas Kawasan Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Jumat (11/3/2022). Harga emas dunia bergerak melemah pada perdagangan hari ini.  (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas dunia bergerak naik pada perdagangan pagi hari ini. Sang logam mulia mencoba bangkit setelah mengalami tekanan yang cukup berat.

Pada Rabu (4/5/2002) pukul 05:57 WIB, harga emas dunia di pasar spot tercatat US$ 1.868,37/troy ons. Naik tipis 0,03% dari hari sebelumnya.

Kemarin, harga emas di pasar spot ditutup di US$ 1.867,78/troy ons. Naik 0,27% dari hari sebelumnya.


Meski demikian, tren buruk belum lepas dari aset ini. Dalam sepekan terakhir, harga emas masih mencatatkan pelemahan 1,95% secara point-to-point. Selama sebulan ke belakang, harganya turun 3,31%.

Tekanan terhadap harga emas tidak lepas dari tren penguatan nilai tukar mata uang dolar Amerika Serikat (AS). Ya, dua aset ini memang punya hubungan yang berbanding terbalik.

Saat dolar AS menguat, emas malah sebaliknya. Ini karena emas adalah aset yang dibanderol dalam dolar AS.

Apresiasi dolar AS akan membuat emas menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lain. Permintaan emas turun, harga pun mengikuti.

Halaman Selanjutnya --> Dolar AS Perkasa

Dolar AS Perkasa
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading